" Kadang-kadang ada saja penyumbang yang diluar daftar atau jadwal yang ada ,apakah itu berupa kurma,kue atau buah-buahan lainnya."Timpal suami Raden Sri.
"Iya ,kadang-kadang ada saja yang menyumbang Di luar penyumbang yang yang sudah terdaftar dan terjadwal. "Sambung pemilik masjid.
Pemilik masjid tetap menerima penyumbang yang diluar penyumbang yang sudah ada dalam daftar dan terjadwal,karena pemilik masjid tidak ingin menutup kesempatan orang-orang yang ingin berbagi dan mendapatkan pahala, yang pahalanya sama dengan pahala orang yang berpuasa yang diberi makan tentunya.
Yang menjadi masalah adalah bila makanan yang tersedia terlalu banyak, maka tentu akan berlebihan dan bila kurang,maka kasihan  orang yang tidak kebagian.
Bila makanan berlebihan dan tidak termakan,kemudian rusak dan dibuang ,maka yang terjadi adalah kemubajiran.
Masalah tersebut harus dicari solusinya,bagaimana agar  makanan tidak berlebihan dan kekurangan. Di Sinilah perlunya manajemen makanan berbuka puasa.
Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H