Sejumlah 9 Mahasiswa Promkes UNNES melakukan promosi kesehatan pada pasien Prolanis Diabetes di Klinik Insan Medika Semarang pada hari Sabtu, 2 November 2024.Â
Tema promosi kesehatan tentang DM kami ambil berdasarkan data kunjungan 3 bulan terakhir di Klinik Insan Medika (Agustus- Oktober 2024). Dari data tersebut terdapat empat penyakit yang paling banyak dialami oleh pasien yaitu Diabetes Melitus, Hipertensi, Myalgia, dan PJK. Dari keempat penyakit tersebut, setelah kami coba tentukan prioritas masalah dengan metode USG (Urgency, Seriousness dan Growth) Diabetes Melitus yang menjadi prioritas nomor satu, sehingga DM menjadi fokus utama dalam kegiatan promosi kesehatan kami.
Dalam pelaksanaan kegiatan, pasien prolanis DM yang hadir kurang lebih sekitar 50 orang. Kegiatan promosi kesehatan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan rutin Pasien Prolanis DM. Sebelum pasien mendapatkan pelayanan, terdapat kegiatan senam bersama. Kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan oleh pemilik Klinik dan dokter lalu dilanjutkan dengan sesi pelayanan.
Sambil pasien menunggu antrian pelayanan, kami melakukan pre-test tentang DM yang berjumlah 20 soal pilihan ganda untuk mengukur seberapa pengetahuan yang dimiliki oleh para pasien DM di klinik tersebut sebelum diberikan informasi.
Kegiatan selanjutnya adalah sesi Promosi Kesehatan tentang Diabetes Mellitus dengan menggunakan media flipchart dan leaflet. Untuk media leaflet kami bagikan kepada pasien agar pada saat mendengarkan penjelasan dari pemateri, pasien juga dapat membaca point penting pada leaflet. Materi yang kami sampaikan mencakup pengertian DM, tanda dan gejala, serta penanggulangan yang dapat dilakukan ketika sudah terkena DM.Â
Dalam proses promosi kesehatan ini, para pasien Prolanis DM cukup antusias mendengarkan penjelasan dari pemateri. Sesi promosi kesehatan ditutup dengan memberikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya jika terdapat informasi yang masih dibingungkan.
Setelah selesai sesi promosi kesehatan, pasien prolanis DM juga melakukan post-test dengan soal yang sama seperti pada saat pre-test. Hal ini untuk mengukur apakah terdapat peningkatan pengetahuan pasien setelah promosi kesehatan atau tidak. Dari hasil pre-test dan post test, terlihat perbedaan pengetahuan pasien Prolanis DM sebelum dan sesudah mendapat promosi kesehatan dari kami.
Kami juga mendapatkan testimoni baik dari pemilik Klinik dan salah satu pasien prolanis DM. Ibu Nur selaku pemilik klinik mengatakan bahwa secara pribadi dirinya merasa senang ketika terdapat mahasiswa yang juga berbagi ilmu kepada pasien Prolanis di klinik miliknya. Salah satu pasien Prolanis DM juga mengatakan senang atas kedatangan kami, sehingga mendapat informasi baru apalagi terkait makanan dan minuman yang disarankan dan tidak disarankan untuk penderita Diabetes Melitus.Â
Sebagai bentuk feedback dari kegiatan promosi kesehatan yang sudah dilakukan, kami juga membuat Policy Brief terkait pelaksanaan promosi kesehatan di Klinik Insan Medika. Policy Brief yang sudah disusun kami berikan kepada pemilik Klinik pada hari Rabu 28 November 2024 untuk bahan evaluasi kedepannya dan pemilik klinik menerima saran serta rekomendasi yang kami sampaikan.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H