Mohon tunggu...
Ainun Zariah
Ainun Zariah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Universitas Lambung Mangkurat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik prodi Geografi

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Pemanfaatan Lahan Basah di Lingkungan Masyarakat

11 September 2024   11:39 Diperbarui: 11 September 2024   11:41 84
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Nama                          : Ainun Zariah

NIM                             : 2410416120026

Kelas                           : C

Dosen Pengampu  : Dr Rosalina Kumalawati, S.Si., M.Si

Program Studi        : S1 Geografi

Fakultas                    : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Mata Kuliah             : Pengantar  Lingkunngan Lahan Basah

PTN                            : Universitas Lambung Mangkurat

 Apa itu lahan basah?

              Lahan basah adalah  wilayah-wilayah di mana tanahnya jenuh dengan air, baik bersifat permanen atau musiman. Lahan basah dapat berupa rawa, lahan gambut, perairan, dan lainnya. Air yang ada di lahan basah bisa berupa air tawar, payau, atau asin

Kali ini saya meninjau lokasi yang berada di kecamatan Martapura Timur yang terletak di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Tanaman Pangan

              Pemanfaatan lahan basah di kecamatan Martapura Timur Sebagian di manfaatkan untuk menanam padi, padi merupakan  sumber karbohidrat dan salah satu makanan pokok paling banyak di konsumsi di seluruh dunia,dan  tanaman pangan utama di daerah Kecamatan Martapura Timur.

Tanaman ini membutuhkan jumlah air yang cukup banyak untuk tumbuh dengan  maksimal

Holtikultura Buah

              Selain tanaman pangan, Kecamatan Martapura Timur juga membudidayakan holtikultura buah yaitu pisang,jeruk dan pepaya, pisang merupakan tanaman yang unggul dan banyak di temui di wilayah ini sebaliknya dengan jeruk dan pepaya mereka rentan lebih sedikit di bandingkan pisang

Apk geotagging/dokpri 
Apk geotagging/dokpri 

Apk geotagging/dokpri 
Apk geotagging/dokpri 

Apk geotagging/dokpri 
Apk geotagging/dokpri 

Holtikultura sayur

                      Selain holtikultura buah, holtikultura sayur juga ada di Kecamatan Martapura Timur meskipun tidak tanaman pangan dan holtikultura buah,beberapa orang di Kecamatan MartapuraTimur memanfaatkan lahan mereka untuk menanam singkong yang di manfaatkan itu adalah daunnya,terong,kangkung dan cabai

Apk geotagging/dokpri 
Apk geotagging/dokpri 

Apk geotagging/dokpri 
Apk geotagging/dokpri 

Apk geotagging/dokpri 
Apk geotagging/dokpri 

Apk geotagging/dokpri 
Apk geotagging/dokpri 

Perkebunan

                      Meskipun tidak ada perkebunan karet di Kecamatan Martapura Timur tetapi petani di sini memanfaatkan lahan mereka untuk bertanam pisang dan singkong  karena tanaman ini tahan terhadap kondisi lingkungan dan cuaca yang berubah.

Perikanan

                      Meski sangat sulit untuk di temui di Kecamatan Martapura Timur dan hanya satu atau dua orang saja yang mempunyai peternakan ikan,namun mereka memanfaatkan sungai-sungai yang ada ikannya untuk di budidaya dan menjaga kelangsungan hidup ikan di sungai tersebut

Apk geotagging/dokpri 
Apk geotagging/dokpri 

Peternakan

                      Peternakan di Kecamatan Martapura Timur relatif sedikit sama hal nya seperti perikanan hanya ada satu atau dua orang saja yang  membudidayakan peternakan seperti ayam dan bebek,peternakan ini biasanya berada di wilayah yang dekat dengan  rumah penduduk atau di lahan kosong yang wilayah nya yang jauh dari daerah penduduk. Walaupun tidak sebesar tanaman pangan namun kegiatan ini bisa di jadikan sumber tambahan bagi pemiliknya .

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun