Kamu hijabers dan sering bermasalah dengan rambut lepek? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak di antara kita yang merasakan tantangan ini. Tampil kece dan nyaman dengan hijab tanpa khawatir rambut jadi lepek memang bisa jadi PR tersendiri. Yuk, kita bahas gimana caranya mengatasi rambut lepek meskipun pakai hijab seharian!
 Kenapa Rambut Bisa Lepek Saat Berhijab?
Rambut lepek saat memakai hijab bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, sirkulasi udara di bawah hijab yang terbatas bisa membuat kulit kepala berkeringat lebih cepat. Keringat dan minyak alami dari kulit kepala inilah yang sering bikin rambut jadi lepek dan lengket. Selain itu, pemakaian hijab yang terlalu ketat atau dari bahan yang kurang breathable juga bisa memperparah kondisi ini.
Rambut yang selalu tertutup hijab juga bisa kekurangan "napas". Artinya, rambut dan kulit kepala kurang mendapat ventilasi yang cukup, sehingga produksi minyak alami meningkat. Ditambah lagi, kebiasaan buruk seperti jarang keramas atau menggunakan produk perawatan rambut yang salah bisa memperburuk situasi.
Tips Anti-Lepek untuk Hijabers
Tenang, banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi rambut lepek. Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba:
 1. Pilih Bahan Hijab yang Tepat
Material hijab yang kamu pilih bisa mempengaruhi kondisi rambutmu. Cobalah pilih hijab dari bahan yang mudah menyerap keringat dan punya sirkulasi udara yang baik, seperti katun atau voile. Hindari bahan sintetis yang bisa membuat kulit kepala lebih cepat berkeringat.
 2. Jaga Kebersihan Rambut
Jangan malas keramas! Keramas secara teratur bisa membantu mengurangi minyak berlebih di kulit kepala. Sesuaikan frekuensi keramas dengan jenis rambutmu. Kalau rambutmu cenderung berminyak, mungkin perlu lebih sering keramas. Tapi ingat, jangan terlalu sering juga karena bisa membuat rambut kering.
 3. Gunakan Sampo dan Kondisioner yang Sesuai
Pilih sampo yang khusus untuk mengatasi rambut berminyak atau lepek. Sampo yang ringan dan tidak terlalu berat sangat cocok untuk hijabers. Jangan lupa, gunakan kondisioner hanya di ujung-ujung rambut untuk mencegah rambut kering tanpa membuat kulit kepala lebih berminyak.
 4. Hindari Penggunaan Produk yang Berat
Menggunakan terlalu banyak produk perawatan rambut bisa bikin rambut semakin lepek. Produk seperti hair oil atau leave-in conditioner sebaiknya digunakan dengan bijak. Pastikan kamu hanya menggunakan produk yang benar-benar diperlukan dan dalam jumlah yang tepat.
 5. Berikan Waktu "Bernapas" untuk Rambut
Sesekali, lepaskan hijab saat kamu berada di tempat yang nyaman dan aman untuk memberikan waktu bernapas bagi rambut dan kulit kepala. Ini bisa membantu mengurangi keringat dan minyak berlebih.
 6. Ganti Model Hijab Secara Berkala
Menggunakan gaya hijab yang berbeda bisa membantu memberikan variasi tekanan pada rambut dan kulit kepala. Cobalah gaya hijab yang lebih longgar atau dengan bahan yang lebih ringan di hari-hari tertentu untuk mengurangi tekanan pada rambut.
 7. Gunakan Dry Shampoo
Dry shampoo bisa menjadi penyelamat di saat-saat darurat. Produk ini membantu menyerap minyak berlebih dan memberikan kesegaran instan pada rambut tanpa harus keramas. Semprotkan sedikit dry shampoo di area kulit kepala yang mudah berminyak, lalu sisir rambutmu untuk hasil yang lebih rapi.
 8. Perhatikan Pola Makan dan Hidrasi
Apa yang kita makan juga bisa mempengaruhi kondisi rambut. Pastikan kamu makan makanan yang sehat dan seimbang, serta minum cukup air setiap hari. Nutrisi yang baik dan hidrasi yang cukup membantu menjaga kesehatan rambut dari dalam.
Rambut lepek saat memakai hijab memang bisa jadi masalah yang mengganggu, tapi bukan berarti nggak bisa diatasi. Dengan memilih bahan hijab yang tepat, menjaga kebersihan rambut, dan menggunakan produk perawatan yang sesuai, kamu bisa tampil percaya diri tanpa khawatir rambut jadi lepek. Yuk, mulai terapkan tips-tips ini dan nikmati hari-harimu dengan hijab tanpa masalah rambut lepek!
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI