[caption caption="Ilustrasi, Foto, Ahyar Ros"][/caption]
Al-jaddu bil-jiddi wal hirmanu bil-kasali
fanshab tushib’an qariibin ghayatal-amali
-Kesuksesan akan didapatkan dengan kesungguhan dan kegagalan
Terjadi akibat kemmalasan, bersungguh-sungguhlah maka
Kamu akan mendapatakan segera apa yang kamu cita-citakan-Â
(Sholahuddin As-Supadi)
Kata-kata terkadang memiliki kekuatan dahsyat yang mampu mempengaruhi seseorang dalam menjalankan kehidupan. Sebuah kata bisa membuat seorang menjadi bersemangat, optimis, dan menjalani hidup dengan penuh harapan akan masa depan.
Namun, sebuah kata bisa juga menjerumuskan orang pada situasi di mana ia menjadi loyo dan tidak bergairah untuk mengarunggi bahtera kehidupan. Apakah anda pernah mengalami rasa tersebut? Karena itulah, agar bisa membangun semangat seseorang membutuhhkan kata-kata, entah dari mana ia di dapatkan, yang bisa menjadi sebuah prinsip dan pegangan hidup.
Kata-kata itu bisa menjadikan cambuk dan semangat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan keseharian, motivasi seseorang mengalami pasang surut laksana pasang surut air laut. Di kala motivasinya sedang tinggi, ia akan bergairah dan semangat dalam mengahadapi hidup.
Tetapi, di kala motivasi sedang menurun, peran kata-kata yang menjadi prinsip hidup akan penting untuk membangkitkan motivasi dan semangat. Dari manakah kekuatan positif dan negatif seseorang berasal? Tak lain dari sebuah pikiran itu sendiri. Pikiranlah yang membuat perintah pada seluruh organ tubuh untuk melakukan sesuatu.