Lalu, puisimu, bernyanyi;
Lalu, nyanyimu sunyi, begitu erat, dan konsisten, dengan apa yang menjadi iman dalam diri.
Kau, bernyanyi, menuliskan puisi pada batas telingaku, sebelum pagi.
Dan, jasadku tetap tak lagi terbangun dari tidur panjang, dan mimpi kematian:Â
Bersama, mimpi, aki terkubur dengan, sejuta angin dari barat.
A.W. Al-faiz
Halawi.
Bandar Lampung, 4 Oktober 2023.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI