Mohon tunggu...
Ahmad Taufiq
Ahmad Taufiq Mohon Tunggu... Ilmuwan - Online

Sabar tidak ada batasnya,kalo ada berarti tidak sabar

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Bijaklah dalam Bermedia Sosial

25 Oktober 2019   02:14 Diperbarui: 25 Oktober 2019   02:42 41
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Media sosial berhubungan erat dengan kehidupan masyarakat. Manusia adalah makhluk sosial, untuk itu sudah menjadi naluri manusia untuk saling berhubungan. Media sosial berusaha untuk memenuhi itu.

Media sosial berkembang dikarenakan bermunculannya banyak situs web berjenis jejaring sosial (misalnya, Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dll) yang menyediakan konsep web 2.0. situs web berperan sebagai perantara untuk para pengguna situs.

Tingkat akses internet didominasi oleh situs-situs jejaring sosial, hal ini disebabkan oleh adanya dukungan dari operator dengan banyaknya perangkat komunikasi yang cerdas dan relatif murah.Permasalahan yang sekarang selalu muncul di kalangan media sosial adalah Hoax.

Hoax adalah suatu pernyatan yang berisi suatu berita yang dimana tidak ada bukti kebenarannya atau sekadar membuat berita palsu kepada oarng lain. Banyaknya korban di Indonesia yang terkena dampak dari Hoax tersebut. Mulai dari kasus penipuan hingga adanya kasus fitnah kepada orang lain.

Hingga saat ini masih banyaknya marak Hoax di Media Sosial disebabkan karna ketidaktahuan dalam beretika dalam bermedia sosial. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia data kasus penyebaran Hoax di Media Sosial mencapai 800.000 Kasus Penyebaran Hoax di Indonesia.

Dari data Kementerian tersebut dapat disimpulkan bahwa Penyebaran Hoax atau Fitnah di Indonesia Sangat menghawatirkan. Oleh karena itu,mari kita bersama-sama berbijaklah dalam bermedia sosial. Khusunya bukan hanya untuk pemakalah pribadi tapi juga untuk masyarakat seluruh Indonesia.

Berikut Cara-cara yang dapat dilakukan agar tidak terjadinya Hoax di media sosial adalah dengan memahami dasar-dasar beretika dalam bermedia sosial diantaranya adalah Jangan Posting Sembarang.

Ketika anda memposting sesuatu pasti orang akan melihat postingan anda yang dimana postingan tersebut ketika memunculkan suatu berita yang tidak terbukti benar alias valid maka itu akan menjadi fitnah dan tentunya akan membuat postingan tersebut menjadi Hoax.

Kemudian yang kedua adalah Kenali Teman-teman media sosialmu. Suatu keharusan mengenal Teman media sosial kita karena mereka dapat menjauhkan kita dari orang-orang yang sering memprovokasi Hoax melalui media sosial dan juga dapat menjaga privasi kita dari orang-orang yang tidak dikenal.Yang Ketiga adalah Jangan asal Share berita di media sosial.

Kebanyakan orang malas membaca isi berita karena kebanyakan dari mereka hanya membaca judul berita lalu kemudian menshare berita itu dengan sangat mudah, sebenarnya itu adalah hal yang tidak bijak karena belum tentu judul berita akan sesuai dengan isi berita tersebut.

Ada baiknya sebelum menshare suatu berita kita baca dengan cermat dulu isi berita itu dan pastikan berita tersebut tidak ada unsur kepentingan yang bisa merugikan beberapa pihak dan menguntungkan pihak lain.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun