Mantan Kodinator umum KMS 30, Jafra sekaligus peserta aksi 6 Oktober 2020. Menceritakan, aksi demonstrasi dilakukan atas penolakan disahkanya UU Omnibuslaw oleh DPR. Murni atas keresahan mahasiswa melihat kondisi dan situasi Indonesia. " Sangat disayangkan pihak polda banten, membuat narasi aksi demonstrasi disusupi anarko. Padahal anarko bergerak tanpa pemimpin struktural. Â Demonstrasi yang dilakukan jelas strukturalnya, Â ada humas, korlap, Â jenlap, sisi ini tidak dimiliki oleh gerakan anarko" (19/10/2022).
Jelas anarko tidak ada hubunganya dengan aksi yang dilakukan oleh aliansi geger banten. Narasi anarko sengaja dihembuskan agar memecah konsentrasi gerakan mahasiswa, dalam keterangan jafra.
Perwakilan dari Geger Banten. Insan Kamil memberikan jawaban tertulis soal anarko. Orang- orang yang ditangkap adalah orang yang secara sadar dalam melakukan aksi demonstrasi. Alasan polisi menangkap mereka diduga sebagai propovakator, dan tidak mengerti tuntutan pokok demonstrasi adalah alasan yang dipaksakan dan mengada-ada.
Insan Kamil sebagai ketua Sempro pusat. menyangkal bahwa gerakan Geger Banten disusupi anarko. Dia menjelaskan bahwa geger Banten adalah gerakan perjuangan penolakan Omnibuslaw. "Orang yang berpandangan bahwa geger banten adalah gerakan anarko tanpa satupun basis argumentasi yang objektif dan ilmiah adalah salah. Misal seperti yang disampaikan oleh Humas Polda Banten satu hari paska aksi demonstrasi 6 Oktober 2020 menuding gerakan tersebut disusupi oleh anarko dengan alasan massa aksi mayoritas berpakaian hitam-hitam. Pertanyaanya sejak kapan orang berbaju hitam identik dengan anarko " (20/10/2022).
Saya mengkonfirmasi isu anarko yang dihembuskan Polda Banten yang disebutkan oleh Jafra dan Kamil kepada Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga.
" Â Tidak pernah ada pernyataan Humas Polda Banten tentang aksi demo" (30/10/2022).
Disclamer : tulisan ini dalam proses penerbitan di LPM kampus Uin.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H