Mohon tunggu...
Ahmad R Madani
Ahmad R Madani Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Penulis lagu, buku, komik, dan skenario film. Nominator AMI Awards 2015. 3 bukunya terbit di Gramedia. Penulis cerita di comicone.id. Sudah menulis 3 skenario film. Tumbal: The Ritual (2018), Jin Khodam (2023), Kamu Harus Mati (coming soon).

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Dunia Tanpa Warna

12 September 2024   12:13 Diperbarui: 12 September 2024   12:23 39
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Ketika ia membuka kotak itu, ia menemukan surat yang pernah ia tulis untuk dirinya sendiri ketika remaja. Surat itu berisi harapan, impian, dan janji-janji masa mudanya. "Jangan pernah menyerah pada warna hidupmu, apa pun yang terjadi," tulisnya. Banyu tersenyum kecut, merasa bodoh karena pernah menulis sesuatu yang terasa begitu kekanak-kanakan.

Tapi kemudian, selembar kecil foto jatuh dari lipatan surat itu. Sebuah foto dirinya bersama seseorang yang begitu ia cintai dulu---wanita yang ia tinggalkan karena takut terluka lebih dalam. Foto itu, dalam sekejap, membuat hatinya terhantam kenyataan yang sudah lama ia abaikan. Segalanya memudar bukan karena dunia ini tak memiliki warna, tapi karena ia sendiri yang memutuskan untuk memudarkan segalanya demi melindungi hatinya dari rasa sakit.

Dan saat itu juga, di ruangan kecil yang sepi, satu warna muncul. Sebuah merah muda yang samar, perlahan menjalari foto itu, dan kemudian, perlahan, dunia di sekitarnya mulai berubah.

TAMAT

"Setiap kali hatimu hancur, pintu terbuka untuk dunia yang penuh dengan permulaan baru, peluang baru." -- Patti Roberts

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun