Mohon tunggu...
Sanka Sankerta
Sanka Sankerta Mohon Tunggu... Seniman - Galery Art

Saudagar pedang bermata tajam

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ternyata Kita Sama-sama Munafik

13 Juni 2023   18:55 Diperbarui: 13 Juni 2023   19:04 139
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Separuh pengaruh berasal dari pertempuran dua jiwa

Pengaruh lainnya menyusun tumpukan mayat

Mulut dan otak tidak lagi selaras kompak

Hal negatif masuk ke dalam tubuh lewat udara yang diserap

Menetapkan peristiwa di bawah atap

Lantur yang kunjung selesai

Dipahamimu dengan sedikit mengerti

Dan diakhiri dengan jabatan kopi hitam

Penghabisan waktu dan energi

Dua insan menolak buyar

Dengan berat hati menyisipkan umpatan dalam doa

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun