Kabar duka menyelimuti seluruh umat Katolik di dunia, bahkan umat agama lain juga pastinya berduka dengan kepergian Bapa Paus yang dinobatkan jadi 'Tokoh Cinta Damai' dan juga sosok yang 'Menjembatani Perbedaan' yang telah meninggal dunia di usia 95 tahun.
Paus Emeritus Benediktus XVI telah wafat di hari Sabtu (31/12/2022) waktu setempat dan pada Minggu (01/01/2023), foto resmi dirilis olet Vatikan menunjukkan jenazah Paus Benedictus terbaring di atas catafalque -- podium untuk jenazah atau peti mati -- di dalam satu kapel di biara Mater Ecclesiae, yang menjadi tempat tinggal Paus setelah mengundurkan diri.
Paus Emeretus Benedictus adalah pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia selama delapan tahun, sejak tahun 2005, namun mengundurkan diri di tahun 2013, digantikan oleh Paus Fransiskus yang memimpin umat katolik sedunia sampai sekarang.
Pengunduran diri yang mengejutkan dunia dan juga masih menjadi teka-teki, karena banyaknya versi cerita, mulai dari faktor usia dan kesehatan, hingga munculnya surat terakhir Paus Benediktus yang dipublikasi berisi permohonan maaf dan pengampunan.
Dalam surat terakhirnya yang diterbitkan oleh Vatikan pada Februari 2022, intinya berisi permintaan maaf umum kepada para penyintas pelecehan seksual. Namun, dia tidak menjelaskan secara spesifik terkait kesalahan pribadinya.
Di suratnya tertanggal 29 Agustus 2006 itu, Paus Benedictus menulis banyak hal tentang kehidupannya dan juga rasa syukurnya dan terimakasih kepada Tuhan atas bimbingan dan juga kehidupan yang dia peroleh. Tak lupa juga beliau memohon pengampunan atas semua kesalahan di masa lalu, terutama skandal pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh para pastor yang mengguncang Gereja Katolik sedunia.
Paus Benedictus lahir tanggal 16 April 1927 di Marki am Inn di Bavaria dan sudah berusia 78 tahun ketika naik tahta suci sebagai Paus menggantikan Paus Yohannes Paulus II, merupakan Paus tertua yang pernah terpilih sejak Paus Clement XII pada tahun 1730 -- 1750.
Juga menjadi Paus pertama dari Jerman untuk era modern serta terpilih menjadi Paus ke-265, namun juga menjadi Paus pertama yang mengundurkan diri sejak 600 tahun terakhir. Paus Benedictus tercatat memimpin menjadi Paus selama tujuh tahun, sepuluh bulan, dan sembilan hari. Beliau menjadi Paus pertama yang mundur pada tahun 2013.
Misi atau warta Kepausan Paus Benedictus XVI sendiri berfokus pada tujuan membawa 'Tuhan kembali ke pusat' dan dibuktikan beliau dengan selama delapan tahun kepemimpinan beliau, telah berhasil melakukan 24 Kunjungan Apostolik ke luar negeri; berpartisipasi dalam tiga Hari Pemuda Sedunia dan Pertemuan Keluarga Sedunia; menulis tiga ensiklik, sebuah Konstitusi Apostolik, tiga Seruan Apostolik; memanggil empat Sinode (2 Biasa dan 2 Luar Biasa); mengangkat 84 kardinal; memproklamasikan 45 orang kudus dan 855 diberkati, di antaranya pendahulunya, Paus Yohanes Paulus II.
Pada Sabtu pagi, 31 Desember 2022 sekitar pukul 9.34 bel berdentangan di sekitar penjuru Kota Vatikan, Roma yang kecil mengabarkan Paus Benedictus telah wafat. Paus yang berusia 95 tahun ini wafat setelah merayakan ulang tahun imamatnya yang ke-70 dan disemayamkan di gereja St. Peter's di Basilica pada Senin, 02 Januari 2023 dan dimakamkan hari ini, Kamis (05 Januari 2023) yang dipimpin langsung oleh Paus Fransiskus.
Kardinal Joseph Alois Ratzinger dikenal sebagai seorang teolog dan sebagai prefek Kongregasi Ajaran Iman, Ketua Komisi Kitab Suci Kepausan, Ketua Komisi Teologi Internasional dan Ketua Dewan Kardinal, serta menguasai banyak bahasa dan ditahbiskan sebagai imam di katedral Freising pada 29 Juni 1951.
Masa kecilnya yang kelam tergambar dari kisah bagaimana panggilan hidupnya membiara tumbuh ditengah-tengah rezim Nazi melakukan sikap bermusuhan terhadap Gereja Katolik. Joseph muda melihat bagaimana beberapa orang Nazi memukuli Pastor Paroki sebelum perayaan Misa. Joseph menghabiskan masa kecil dan remajanya di Traunstein, sebuah desa kecil dekat perbatasan Austria, tiga puluh kilometer dari Salzburg. Di lingkungan ini, yang dia definisikan sendiri sebagai "Mozartian", dia menerima formasi Kristen, budaya dan manusianya.
Paus Yohannes Paulus II menggambarkan Kardinal Joseph Alois Ratzinger sebagai pribadi yang kudus dan meluas pada pengorbanan tertinggi, penjangkauan misionaris dikombinasikan dengan perhatian terus menerus untuk persatuan, integrasi yang diperlukan dari karisma spiritual dan pelayanan institusional dan juga merupakan perpaduan dari dua murid Yesus, yaitu St. Petrus dan St. Paulus, yang memang jadi inspirasi dari Paus Benedictus saat melayani umat.
Jenazah Paus Benediktus XVI dipindahkan dari Kapel Biara Mater Ecclesiae ke Basilika St Petrus Vatikan, senin pagi tanggal 02 Januari 2023. Jenazah Paus Benediktus XVI akan disemayamkan sampai tanggal 04 Januari 2023 dan tercatat 120.000 orang mendatangi Basilika St Petrus Vatikan untuk melihat secara langsung mendiang Paus Benediktus XVI dan hari Kamis adalah hari terakhir umat dapat melihat langsung Paus Benediktus XVI.
Misa Requem untuk Paus Benediktus XVI akan dipimpin langsung oleh Paus Fransiskus pukul 09.30 pagi waktu Roma atau pukul 15.30 WIB di Lapangan Santo Petrus dan akan dimakamkan pada tanggal 05 Januari 2023 di ruang bawah tanah Basilika Santo Petrus.
Kata-kata terakhir Paus Benedictus XVI yang sangat menyentuh, 'Tuhan, aku mencintaimu', menjadi kata-kata sintesa dari kehidupan Paus bernama asli Joseph Ratzinger, untuk mengaplikaiskan hidupnya untuk Tuhan, Gereja dan Umat, sama seperti jawaban Simon akan pertanyaan Yesus, 'Apakah kamu mencintaiku?'.
Selamat Jalan Paus Emeretus Benedictus....Jadilah Pendoa bagi Umatmu yang masih berziarah di dunia ini... Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H