Pantai Kenjeran Surabaya adalah tempat yang nyaman untuk bersantai, baik bagi penduduk lokal maupun wisatawan. Dimana keindahan pantai waktu sore hari menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat senja, ditambah adanya bangunan Tionghoa megah yang bagian belakangnya langsung berhadapan dengan laut, bukan cuma itu saja, terdapat playground anak yang tentunya menarik perhatian anak-anak untuk selalu berkunjung disana. Namun, belakangan ini kita sering melihat bukti yang mengkhawatirkan bahwa penumpukan sampah setiap tahun semakin meningkat. Fenomena ini tidak hanya merusak keindahan pantai, tetapi juga dapat mengancam kesehatan masyarakat dan ekosistem laut.
Kurang kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan adalah salah satu penyebab utama menumpuknya sampah di Pantai Kenjeran. Banyak wisatawan yang pergi ke pantai untuk menikmati suasananya, tetapi banyak yang tidak peduli dan meninggalkan sampah seperti botol plastik dan kemasan makanan. Hal ini menunjukkan bahwa orang tidak peduli dengan lingkungan. Faktor lainnya adalah kekurangan sarana. Meskipun pemerintah dan pengelola wilayah pesisir menyediakan tempat sampah, jumlah sampah seringkali tidak proporsional, terutama selama akhir pekan dan hari libur.
Selain itu, kurangnya pengangkutan sampah membuat situasi ini lebih buruk karena sampah menumpuk, menimbulkan bau tidak sedap, dan menjadi tempat berkembangnya penyakit. Pengendalian sampah di lingkungan pesisir adalah masalah khas yang sulit diatasi.
Penumpukan sampah di pantai kenjeran memiliki efek yang luas selain membuat pantai terlihat buruk. Air laut, biota laut, dan ekosistem pesisir dapat dirusak oleh sampah yang dibuang sembarangan. Hal ini dapat menyebabkan produktivitas ikan menurun dan berdampak pada ekonomi masyarakat lokal yang bergantung pada makanan laut. Kerusakan ekosistem laut juga berdampak pada kesehatan manusia, baik melalui kontaminasi makanan laut yang dikonsumsi maupun penyakit yang disebabkan oleh kontaminasi lingkungan. Sebagai mahasiswa Universitas Airlangga, saya mempunyai saran untuk menangani hal tersebut maasyarakat dan pemerintah harus bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini yaitu dengan cara:
1. Peningkatan kesadaran
Pemerintah harus meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai. Mengembangkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dapat dibantu oleh program pendidikan yang ditawarkan oleh masyarakat dan sekolah.
2. Peningkatan Fasilitas
Dua langkah penting adalah meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah dan jumlah wadah sampah di wilayah strategis. Selain itu, pemerintah harus menambah tempat pembuangan sampah yang terpisah untuk sampah organik dan anorganik.
3. Pembersihan
Mendorong orang untuk berpartisipasi dalam pembersihan pantai secara teratur dapat meningkatkan rasa tanggung jawab mereka terhadap lingkungan. Untuk mempermudah pelaksanaannya, komunitas lokal dan organisasi lingkungan juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini.
4. Perketat Denda
Tindakan pencegahan yang efektif untuk mencegah pembuangan sampah sembarangan dan dapat membuat masyarakat merasa lebih bertanggung jawab.
5. Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
Mendorong pengusaha lokal untuk turut serta menjaga kebersihan, misalnya dengan menyediakan layanan pembuangan limbah yang benar dan mempromosikan produk ramah lingkungan.
Penumpukan sampah di Pantai Kenjeran merupakan permasalahan yang memerlukan perhatian serius oleh seluruh pemangku kepentingan. Dengan kesadaran dan tindakan nyata, kita bisa melestarikan keindahan pantai ini untuk generasi mendatang.
Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan menjadikan Pantai Kenjeran sebagai tempat yang bersih, sehat dan nyaman bagi semua orang. Jika kita tidak bertindak sekarang, kita akan kehilangan salah satu aset paling berharga di kota kita.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H