Langkah langkah lainnya yang dapat dilakukan adalah memetakan potensi potensi ekonomi di setiap daerah (di Solo Raya) untuk dapat didorong akselerasi pertumbuhannya sehingga dalam waktu jangka menengah dapat memberikan dampak outcome yang sesuai harapan masyarakat Solo Raya, misalnya penguatan di bidang kelautan perikanan di Kabupaten Wonogiri, penguatan Kota Salatiga sebagai kota pelajar, serta memperkuat infrastruktur jalan di Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen sebagai daerah ketahanan pangan. Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Karanganyar diprioritaskan untuk penguatan industri pariwisata, dan Kabupaten Klaten dan Kabupaten Sukoharjo dipersiapkan menjadi buffer Kota Surakarta untuk kawasan berikat.
Apakah memungkinkan daerah lain, bergabung di Provinsi Solo Raya?Â
Berbicara mengenai sebaran akar budaya dan kesamaan basis sosial ekonomi ini, bukan tidak mungkin daerah-daerah di Provinsi Jawa Timur seperti Kabupaten Pacitan, Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Ngawi serta Kabupaten Magetan juga berpotensi untuk dapat menggabungkan diri. Sama halnya dengan Kabupaten Kota di eks Karesidenan Surakarta, Kabupaten Kota di Madiun Raya, Magetan, Pacitan dan Ngawi juga bisa dibilang jauh dari pusat pemerintahan Provinsi Jawa Timur, hal ini juga berpotensi kurang mendapat perhatian salah satunya juga karena daerah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur sangat banyak dan pastinya meminta perhatian lebih dari Provinsi Jawa Timur.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H