Mohon tunggu...
Dekik Full The Kick
Dekik Full The Kick Mohon Tunggu... -

Meraih mimpi, berbagi diksi

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Menatap 2014, Mandiri

1 Januari 2014   10:12 Diperbarui: 24 Juni 2015   03:17 54
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Setelah mengoreksi tahun demi tahun yang terlewat dan setelah selesai mengenyam pendidikan* luar sekolah atau bisa dibilang selesai sekolah atau kuliah, apa yang terbaik dilakukan?

--* Menanti keajaiban datang yaitu dengan menunggu peluang kerja?

--* Membuat lapangan kerja sendiri?

Dua sisi yang tujuannya sama, yaitu kebebasan finansial.

Tahun 2014 tahun yang akan terisi oleh tatanan Politik (Pemilu), rasanya peluang kerja semakin terabaikan dan sulit karena kompetisinya tentu jauh semakin banyak.

Lapangan berWirausaha mandiri juga tak kalah seru, tetapi perlu diingat:

--Kemauan
--Kemampuan
--tempat/lahan/pasar yang strategis
--modal awal

adalah satu kesatuan yang tak bisa terpisah, yang di bingkai dalam 'Semangat juang' yang kuat.

Bila seorang ingin berdagang K5 di Jakarta saja membutuhkan:
--Niat nekat (malu dipinggirkan didalam got dan berkutat di atasnya untuk membuka lapak)
--Harus bisa mempunyai produk yang unik, asik dan imajinatif
--dengan gerobak berharga kisaran sejuta dan tembakan kiri-kanan perijinan, premanisme dan lain-lain ( satu tempat perempatan jalan *jual malam menghindari trantib dan Perda)
--Maka WIRAUSAHA K5 2014 ternyata bukan berarti usaha bermodal rendah untuk KAUM BAWAH.

Akankah generasi ini akan menanti perubahan saja?

"Semangat berusaha" ternyata menjadi modal terkuat dan termurah. Dengan berkeliling, menepikan rasa malu, mendekatkan jenis produk ke konsumen dan berani 'lelah dan capek' (karena promo tentu tak langsung sekali jadi), sedikit menjadi titik cerah bagi yang ingin memulai berWirausaha.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun