Mohon tunggu...
Tri Haryanto
Tri Haryanto Mohon Tunggu... Guru - Guru

Tulisen Opo sing neng pikir kan latimu

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Sistem Pencernaan Manusia

27 Januari 2021   20:47 Diperbarui: 27 Januari 2021   21:12 4126
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

A. Organ Pencernaan Manusia

  1. Mulut
  2. Kerongkongan
  3. Lambung
  4. Usus halus
  5. Usus besar
  6. Anus

B. Fungsi Organ Pencernaan Manusia

1. Mulut

mulut-60116a31d541df33d6202a96.jpg
mulut-60116a31d541df33d6202a96.jpg
Sumber gambar  freepik.com

Mulut merupakan organ pertama dalam sistem pencernaan manusia.  Di mulut terjadi proses pengunyahan. Proses pengunyahan disebut sebagai proses mekanik.  Proses pengunyahan dilakukan menggunakan gigi dengan bantuan air liur. Air liur mengandung enzim yang berfungsi memecah molekul makanan supaya mudah diserap tubuh.

2. Kerongkong

Kerongkongan berfungsi untuk mendorong dan meremas makanan  agar masuk ke dalam lambung. Pada dinding kerongkongan terjadi gerakan  peristaltik

3. Lambung

lambung-60116a42d541df47ef1a050a.jpg
lambung-60116a42d541df47ef1a050a.jpg
Sumber gambar  freepik.com

Di lambung terjadi proses pencernaan secara mekanik. Makanan dan minuman yang masuk ke lambung diremas dan diaduk menjadi halus oleh otot polos. Di lambung juga terjadi pencernaan kimiawi, yaitu makanan dicerna enzim dalam getah lambung yang dihasilkan sel kelenjar dinding lambung.

Getah lambung yang melakukan proses kimiawi ada terdiri dari:

  1. Pepsin : enzim yang memiliki fungsi  protensi menjadi pepton dan proteosa
  2. Renin : enzim yang memiliki fungsi mengumpulkan proteins susu yang akan dicerna pepsin
  3. Asam Klorida (HCl) : asam yang memiliki fungsi membunuh kuman dan bakteri pada makanan. Selain itu juga berfungsi mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin
  4. Lipase Gastrik : enzim yang memiliki fungsi mengubag lemak menjadi asam lemak

4. Usus halus

gambar1-60116a60d541df5af87dfe84.jpg
gambar1-60116a60d541df5af87dfe84.jpg
Sumber gambar  freepik.com

Proses penyerapan nutrisi terbanyak dilakukan  di usus halus. Hampir 90% penyerapan nutrisi terjadi bagian usus halus. Selanjutnya diedarkan ke dalam aliran darah dan limpa.

Di dalam usus halus terdapat tiga bagian yang meiliki fungsi berbeda-beda;

  1. Usus dua belas jari (Duodenum) : Bagian usus setalah lambung ini memiliki fungsi menyalurkan makanan ke usus halus. Di usus dua belas jari terjadi proses pencernaan secara kimiawi
  2. Usus kosong (Jejunum) : Pada pemukaan usus kosong terdapat jonjot-jonjot usus yang disebut Vili. Vili memiliki fungsi  memperluas permukaan usus untuk penyerapan makanan.
  3. Usus penyerapam (Ileum) : Pada bagian usus penyerapan ini akan melakukan  penyerapan vitamin B12, garam empedu, air, dan elektrolit yang belum diserap di usus kosong.

5. Usus besar

usus-besar-60116aa4d541df5af87dfe86.jpg
usus-besar-60116aa4d541df5af87dfe86.jpg
Sumber gambar  freepik.com

Usus besar memiliki fungsi utama  membusukkan sisa makanan atau limbah. Proses pembusukan tersebut dilakukan oleh bakteri Escerrichia Coli.  Limbah kotoran kemudian disimpan dalam usus sigmoid sampai ada dorongan untuk mengosongkan.
Untuk menghubungkan usur besar dengan anus terdapat rektum. Rektum memiliki fungsi  menerima tinja dari usus besar dan mengirimkan sinyal ada tinja yang harus dikeluarkan melalui anus

6. Anus

Anus merupakan bagian akhir dari saluran pencernaan. Anus memiliki fungsi tempat pengeluaran feses.

C. Penyakit-Penyakit dalam Saluran Pencernaan

1. Lambung (Maag)

  • Maag adalah radang kronis yang terjadi pada lapisan dinding lambung
  • Terjadi karena kuman atau kelebihan kadar asam lambung
  • Gejalanya adalah perih dan terbakar di bagian lambung, mual, dan kembung

2. Diare

  • Disebabkan oleh infeksi bakteri dan zat-zat beracun
  • Terjadi gangguan pada penyerapan air, sehingga sisa makanan yang ada di dalam tubuh masih banyak mengandung air
  • Fases yang dikeluarkan menjadi cair dan sering BAB

3. Sembelit

  • Sembelit adalah gangguan pada organ pensenaan yang disebabkan oleh penyerapan air yang berlebihan
  • Penyebabnya karena kurang minum dan kurang makanan berserat
  • Fases menjadi keras

4. Disentri

  • Disentri adalah radang usus yang menyebabkan diare disertai darah atau lendir
  • Penyakit disentri dapat disebabkan oleh bakteri maupun amuba
  • Gejala disentri adalah diare yang sering kali disertai darah atau lendir, demam, mual, muntah, dan kram perut.

Video Perjalanan Makanan dalam Tubuh Manusia


Sumber video : https://www.youtube.com/watch?v=g9LvjUavRMg

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun