Â
Di era digital yang serba cepat, media sosial memegang peranan penting dalam mengenalkan budaya lokal. Salah satu platform yang memiliki dampak besar dalam hal ini adalah TikTok. Sebagai salah satu aplikasi yang paling populer di dunia, TikTok bukan hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga alat untuk melestarikan kekayaan budaya tradisional. Menurut laporan terbaru dari Databoks, pada kuartal III 2024, TikTok telah mencapai 1,73 miliar pengguna aktif bulanan, yang menunjukkan peningkatan sebesar 2,4% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Angka ini menandakan semakin banyak orang yang beralih ke TikTok sebagai pilihan utama dalam berbagi konten kreatif
Jadi, jika kamu menganggap TikTok hanya untuk video lucu atau tren dance, pikirkan lagi! TikTok punya potensi luar biasa untuk mengenalkan budaya lokal Indonesia ke seluruh dunia. Yuk, simak bagaimana TikTok berhasil mengubah cara pandang kita terhadap budaya lokal:
1. Budaya Lokal Makin Dikenal Dunia Lewat TikTok
Dengan format video pendek yang menarik, TikTok memberikan kesempatan bagi pengguna untuk membagikan budaya mereka ke audiens global. Mulai dari tarian tradisional hingga adat istiadat unik, semuanya bisa ditemukan di TikTok.
Contohnya, sebuah video yang menampilkan Tari Ratoeh Jaroe dari Aceh, dibawakan oleh penari disabilitas tunarungu, berhasil menarik perhatian lebih dari 8,8 juta tayangan. Hal ini membuktikan bahwa TikTok mampu menjadi jembatan untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus meningkatkan kesadaran sosial.
2. Hashtag, Menjadi Senjata untuk Promosi Budaya Lokal
Di TikTok, hashtag berperan penting untuk membuat konten viral. Tagar seperti #BudayaIndonesia, #ExploreNusantara, dan #TradisiIndonesia menjadi alat promosi yang efektif.
Lewat hashtag, pengguna di seluruh dunia bisa dengan mudah menemukan video tentang tarian, pakaian adat, festival, hingga upacara tradisional Indonesia. Dengan jangkauan yang luas, TikTok memungkinkan konten-konten budaya lokal melintasi batas geografis dan menarik perhatian dunia internasional.
3. Kreator TikTok: Penjembatan Budaya dengan Gaya Unik
TikTok menjadi ruang kolaborasi kreatif yang memungkinkan kreator untuk memamerkan budaya lokal dengan cara yang segar dan menarik. Misalnya, banyak kreator yang menampilkan pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia, dikemas dalam video pendek yang penuh gaya.
Cara ini bukan hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang efektif. Dengan semakin banyak kreator yang berbagi tradisi dan warisan budaya, TikTok menjadi platform yang kuat untuk merayakan keberagaman budaya Indonesia.
4. Generasi Muda Mulai Bangga dengan Budaya Lokal
TikTok telah mengubah pandangan anak muda terhadap budaya lokal. Generasi yang dulunya tidak terlalu peduli dengan tradisi daerahnya, kini justru merasa bangga dan termotivasi untuk melestarikannya.
Contohnya, banyak remaja mulai tertarik belajar Tari Pendet atau Tari Tor-Tor setelah melihat video kreatif yang viral di TikTok. Dengan kemasan yang menyenangkan dan mudah diakses, TikTok membuat budaya lokal kembali relevan dan menarik bagi generasi muda.
TikTok Menjadi Hiburan Sekaligus Pelestarian Budaya Lokal
TikTok telah membuktikan dirinya lebih dari sekadar platform hiburan. Lewat fitur-fiturnya, TikTok menjadi ruang kreativitas sekaligus alat untuk melestarikan budaya. Generasi muda kini punya sarana untuk belajar tentang budayanya sendiri dan berbagi kebanggaan tersebut ke seluruh dunia.
Jika kamu ingin turut melestarikan budaya lokal, cobalah membuat konten bertema budaya di TikTok. Siapa tahu, video kamu bisa viral dan menginspirasi banyak orang!
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI