Di tengah gempuran globalisasi dan modernisasi, seni tradisional sering kali terpinggirkan oleh tren-tren baru yang lebih populer. Dalam situasi ini, galeri dan museum berperan sebagai benteng pelindung identitas budaya bangsa. Dengan menampilkan seni tradisional dalam pameran-pameran besar, museum dan galeri tidak hanya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya warisan budaya, tetapi juga memperkuat rasa bangga terhadap identitas nasional. Hal ini penting terutama di negara yang kaya akan keanekaragaman budaya seperti Indonesia, di mana setiap daerah memiliki bentuk seni tradisionalnya sendiri.
   Jadi, galeri dan museum memainkan peran yang sangat signifikan dalam pelestarian seni tradisional. Mereka tidak hanya menjaga karya seni agar tetap lestari secara fisik, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, mendukung seniman tradisional, dan membangun kesadaran budaya. Di tengah perubahan zaman, galeri dan museum menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, memastikan bahwa seni tradisional tetap relevan dan dihargai oleh generasi yang akan datang. Dengan peran ini, galeri dan museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan artefak, tetapi juga pusat bagi pelestarian dan revitalisasi budaya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H