Mohon tunggu...
Rifan Bilaldi
Rifan Bilaldi Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Indraprasta PGRI. Pendidikan adalah gerbang harapan dan bahasa adalah kunci pendidikan. Kita harus menjunjung tinggi pendidikan, pengembangan dan pembinaan bahasa Indonesia

Yuk! Tingkatkan kualitas pendidikan dan mengenal serta belajar bahasa Indonesia untuk menambah pengetahuan dan wawasan.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Komunitas, Wadah Melahirkan Pengetahuan dan Pengalaman

29 September 2020   19:40 Diperbarui: 29 September 2020   19:46 257
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Komunitas menurut KBBI adalah suatu kelompok organisme (orang dan sebagainya) yang hidup dan saling berinteraksi di dalam daerah tertentu; masyarakat; paguyuban.

Komunitas menurut para ahli, yaitu George Hillery Jr, beliau mengatakan bahwa, "Komunitas adalah sekelompok orang yang tinggal di daerah dan memiliki hubungan untuk berinteraksi dengan satu sama lain." Hal ini sejalan dengan definisi komunitas menurut KBBI.

Bersamaan dengan hal tersebut, World Health Organization -- WHO (1974) yang sebagai organisasi kesehatan dunia juga memiliki teori dan pendapat tentang komunitas, yang mengatakan bahwa.

"Komunitas merupakan kelompok sosial yang ditentukan oleh batas-batas wilayah, nilai-nilai keyakina dan minat yang sama, serta adanya saling mengenal dan interaksi antara anggota masyarakat yang satu dengan yang lainnya.

Maka dari itu, berdasarkan beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan secara bersama, bahwa komunitas ini merupakan tempat perkumpulan orang, atau sekelompok orang, dalam daerah tententu, untuk melakukan sebuah kegiatan, pertemuan, yang memiliki citra sosial, dan melahirkan segala wawasan serta pengetahuan, untuk diimplementasikan di masyarakat luas.

Perlu kita ketahui, banyak sekali manfaat yang ada dalam sebuah komunitas yang seseorang lakukan, atau tergabung di dalamnya. Komunitas selain menjadi wadah melahirkannya banyak wawasan, ilmu, pengetahuan, dan pengalaman. Ada juga manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan.

Pertama, dalam mengikuti atau tergabung di sebuah komunitas. Dapat meningkatkan rasa percaya diri kita terhadap sebuah perkumpulan dalam lingkungan sosial. Sehingga, hal ini dapat mengatasi perilaku introvert atau kurangnya pergaulan (kuper).

Kedua, dari kita memulai mengikuti komunitas. Komunitas dapat mengasah tindak tutur kita dalam keterampilan berbicara di hadapan publik. Karena, ketika kita berkomunitas, kita akan mulai terbiasa berbicara pada orang banyak. Sehingga, akan terbiasa ketika berbicara di depan publik.

Ketiga, dalam mengikuti sebuah komunitas. Kita dapat mengasah sebuah keterampilan dan kekreativitasan diri kita, dalam melakukan sebuah kegiatan atau menyusun sebuah perencanaan. Karena, di dalam komunitas, kerap kali adanya kegiatan yang melibatkan, keterampilan dan kekreativitasan.

Keempat, pada saat mengikuti sebuah komunitas. Dapat bertambahnya relasi atau hubungan antar individu. Sehingga hal ini sangat menguntungkan kita dalam membuka jalan menuju sesuatu yang kita targetkan. Karena hal ini sangat membantu.

Kelima, komunitas adalah pintu rezeki dari jalan yang tak disangka-sangka. Kenapa bisa dikatakan seperti itu? Bisa dikatakan seperti itu, karena di dalam komunitas, terisi berbagai sekelompok orang, yang memiliki usaha, kemampuan, keahlian, dan keterampilannya masing-masing. Pada saat itulah dapat menjadikan jalan rezeki untuk kita, dalam mencari kerja, bantuan, dan lain sebagainya.

Keenam, komunitas sebagai wadah melahirkan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman. Bisa dikatakan seperti itu, karena inilah kunci dari sebuah komunitas. Pada saat tergabung dalam komunitas, otomatis akan bertambahnya pengetahuan, wawasan, dan pengalaman ketika mengikuti segala kegiatan, dan pernak-pernik dalam komunitas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun