Mohon tunggu...
Debagus Subagja
Debagus Subagja Mohon Tunggu... Administrasi - mahasiswa

hanya orang biasa

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Menjadi Bagian Keluarga Taiwan Saat Perayaan Imlek

7 Februari 2019   21:53 Diperbarui: 8 Februari 2019   01:06 117
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Saya juga sedikit diajarkan gerakan-gerakan Tai Chi yang menurut saya sangat susah karena gerakannya itu sangat lamban dan penuh kesabaran.

Gerakan Tai Chi | dokpri
Gerakan Tai Chi | dokpri
Saya berkesempatan untuk berkeliling di dalam rumahnya, ada yang aneh. Di lantai satu, mereka memiliki poto Budha yang cukup besar menempel di dinding namun di sebelahnya ada juga tempat untuk menyembah dewa, Karena penasaran, saya langsung menanyakan ke Adiknya. 

Ternyata, poto Budha itu hanyalah sebuah dekorasi, karena, katanya, kedua orang tua nya tinggal di lingkungan Budha tapi kita tetap menyambah dewa seperti kebiasaan orang Taiwan pada umumnya.

Poto Budha | dokpri
Poto Budha | dokpri
sedang memasak | dokpri
sedang memasak | dokpri
Ketika perut sudah mulai lapar dan makanannya pun terlihat sudah siap. Akan tetapi, dalam hati "kok kita malah ngobrol terus di ruang tengah". 

Ketika saya mengutarakan bahwa saya sudah agak lapar, kata mereka "Sabar dulu yah". setelah di jelaskan. ohh ternyata, dalam ajaran mereka, mereka diharuskan menata dulu makananya di depan dewanya dan membiarkannya sekitar 10 menit agar dewanya "makan duluan'" sehingga makanannya diberkahi oleh dewa. Sebelumnya, mereka juga berdoa bersama di hadapan dewanya, mereka menglafalkan beberapa kalimat yang saya tidak mengerti karena itu dalam bahasa mandarin.

Cara beribadah mereka | Dopri
Cara beribadah mereka | Dopri
Setelahnya, kita memindahkan makananya ke tempat makan. Kita langsung duduk bersama menikmati makananya. Sebenarnya, kita sedikit khawatir dengan makanannya, takutnya ada babi dan sejenisnya. 

Tapi, mereka sudah tahu kalau kita tidak bisa makan babi dan sejenisnya. Semua makanan yang dihidangkan terbebas dari daging babi atau kandungan babi, dan ternyata temen kita, Jenny, dan juga adiknya, Lionny, mereka berdua merupakan vegetarian sehingga makananannya ada khusus vegetarian semua, dan daging nya itu hanya ada Ayam.

Selama makan, kita sangat menikmati makanannya, kita mengobrol santai, saling berbagi cerita, saling berbagi cerita tradisi, dan ternyata mereka mempunyai banyak sekali pertanyaan seputar Islam yang kita jawab sebisanya kita. 

Makan bersama | dokpri
Makan bersama | dokpri
Untuk para pembaca, apa yang paling melekat saat imlek??

Ya, betul!!! Si amplop merah atau Ampao. Dan Alhamdulillahnya, kita juga kebagian Ampao!!!

kebagian Ampao | Dokpri
kebagian Ampao | Dokpri
Awalnya, aku kira ampao itu dikasih pas hari imlek nya, ternyata itu tergantung masing-masing keluarga. Bisa pas malamnya atau pas hari imleknya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun