Selamat pagi, rindu...Nyenyak kah tidurmu? Sempat kah kau hadirkan diriku dalam mimpimu semalam?
O ya, jangan lupa sarapan pagi agar aktivitas mu tak sekemas ngopi pagi ku. Secangkir tawa hangat dan semangkuk harapan. Tadi kutitipkan pada matahari untuk menyajikannya langsung di hadapanmu.
Juga jangan lupa, selipkan namaku di tiap doa pagimu seperti aku yang selalu menyebut namamu tiap kali aku mengingatmu.
Satu lagi , jangan lupa tersenyum. Berikan senyum manis terbaikmu pada pagi, agar semesta pun merestui kita. Dan kemudian menjelmakanmu nyata di hadapanku.
Se elok sutra. Rindu yang selalu menjadi teman karip dalam seruan jua, di hadapan tuhan yang maha kuasa.Â
(I'mz)
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H