Apa yang bisa kau lakukan dalam sebelas menit?
Sebelas menit, mungkin cukup bagiku. Segera menutup percakapan, berlari ke kamar mandi, tergesa menimba air, dan bergegas berpakaian pantas. Kemudian, sedikit terengah buku jemariku mengetuk pintu ruang tamu rumahmu.
Atau, aku bisa saja menyusun ulang barisan kata-kata yang kupinjam dari para pujangga. Menjadikannya sebait kalimat penuh romansa yang kubisikkan di telingamu. Hingga wajahmu perlahan merona.
Dan, sebelas menit adalah lebih dari cukup bagiku. Bertutur segala pinta berbalut doa pada Pemilikmu. Agar menyediakan ruang dan waktu untukku, menjadikan dirimu muara rasaku.
Aku tak akan meminta setiap menit, dari dua belas jam perjalanan hari, kau mau mengingatku.
Pintaku, pada satu menit yang tersisa dari hidupmu, maukah kau ajari aku melupakanmu.
Curup, 06.09.2021
Zaldy Chan
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI