Mohon tunggu...
yunita izmatul mustafidah
yunita izmatul mustafidah Mohon Tunggu... -

Yunita izmatul mustafidah

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Perkembangan Psikososial pada Masa Kanak-Kanak Tengah-Akhir

22 Mei 2015   18:09 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:43 23
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gadget. Sumber ilustrasi: PEXELS/ThisIsEngineering

Kesehatan mental merupakan suatu kondisi batin yang senantiasa berada dalam keadaan tenang, aman dan tentram, dan upaya untuk menemukan ketenangan batin dapat dilakukan antara lain melalui penyesuaian diri secara resignasi( penyerahan diri sepenuhnya kepada tuhan.

Mental sehat manusia dipenggaruhi oleh factor internal dan eksternal . keduanya saling mempengaruhi dan dapat menyebabkan mental yang sakit sehingga bisa menyebabkan gangguan jiwa dan penyakit jiwa. Gangguan psikologis pada anak meliputi perubahan emosi, fungsi fisik, perilaku dan kinerja mental. Permasalahan gangguan psikologis tersebut dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti gaya pengasuhan, masalah keluarga, kurangnya perhatian, penyakit kronis atau cedera, dan rasa kehilangan atau perpisahan.

Anak biasanya tidak langsung bereaksi ketika masalah terjadi, tetapi akan menunjukkan reaksi kemudian hari. Bimbingan yang tepat dapat membantu anak dapat mempersiapkan diri jika dihadapkan pada masalah yang sifatnya traumatis pada anak. Orang tua harus dapat memotivasi anak agar lebih ekspresif menghadapi ketakutan dan kecemasannya.

perkembangan psikososial erikson:

Øpada teman sebaya

a.Pada umumnya teman sekolah dan teman di luar sekolah.

b.Pengaruh positif : pengembangan konsep diri & pembentukan harga diri;

c.Pengaruh negatif : membolos,merokok, mencuri dsb

d.Integritas, keterikatan dlm kelompok tinggi.

e.Keinginan utk selalu bersama-sama anak ke luar rumah sepulang sekolah.

f.Kegiatan bersama : belajar, bermain, masak-memasak, melihat pertunjukan.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun