Mohon tunggu...
Yuliyanti
Yuliyanti Mohon Tunggu... Wiraswasta - Yuli adja

Yuliyanti adalah seorang Ibu Rumah Tangga memiliki kesibukan mengurus bisnis keluarga. Sebagai penulis pemula telah meloloskan 7 antologi. Penulis bisa ditemui di IG: yuliyanti_yuli_adja Bergabung di Kompasiana 20, Oktober 2020

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Menanti Senja

24 Februari 2021   21:47 Diperbarui: 24 Februari 2021   21:53 367
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Menunggu Senja (Dok Pri)

Menjelang sore berteman angan-angan
Senja, lupakah engkau
Hadirmu kutunggu pun kurindu
Meski segumpal awan menghias langit biru

Senja, lihatlah nun jauh di sana
Sepasang merpati menari tiada henti
Takmau pergi meski awan bergulir pergi
Seakan menikmati hingga akhir nanti

Begitu lama diri berpeluk rindu
Tentangnya, begitu lama kurindukan
Walau terkubur pada masa kadaluwarsa
Takpernah terusik meski hati berbisik

Senja, taukah engkau
Kala rindu datang menerjang
Hati terkoyak tersayat sembilu
Menumpahkan bulir-bulir airmata

Tentangnya damai di nirwana
Dalam dekap mesra dewa-dewi surga
Hingga akhir masa takdir mempertemukan dalam keabadian

Senja, datanglah....

Tulisan ke-38. Klaten, 24 Februari 2021

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun