Terkait dengan skandal surat ini Andi Taufan sendiri telah dilaporkan oleh seorang advokat atas nama M. Sholeh dan Tomi Singgih ke Bareskrim Polri dengan tuduhan korupsi (baca) walaupun laporan tersebut dianggap masih prematur oleh pihak kepolisian (baca).
Walau demikian, M. Sholeh sebagai pelapor akan datang kembali untuk melapor minggu depan dengan melengkapi alat - alat bukti yang ada.
Hal ini menarik untuk ditunggu kelanjutannya mengingat pada level daerah Provinsi/Kabupaten/Kota penegakan hukum terhadap para "Elit Teri" yang tersangkut kasus berbau korupsi menjadi concern aparat yang berwenang.
Bahkan mirisnya tak jarang beberapa orang yang hanya menjalankan perintah tanpa menerima sepeserpun uang hasil korupsi atasannya turut terseret kasus seperti ini.
Bila kalangan "Elit Langit" tersandung kasus, selesai menjalani hukuman mereka masih memiliki tabungan yang melimpah dan perusahaan yang terus menghasilkan keuntungan.Â
Tapi jika hal itu terjadi dengan  Aparat Desa maupun Pegawai Pemerintah yang hanya menuruti perintah atasan tanpa sepeserpun mendapatkan uang haram hasil korupsi, setelah menjalankan hukuman mereka dan keluarganya harus makan apa?.
Jangan sampai blunder yang dilakukan oleh para Elit Langit dianggap lumrah, sedangkan blunder yang dilakukan oleh para Elit bawah (grassroot) bila salah akan dicabut hingga akar - akarnya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H