Laga bertajuk EL Clasico antara Real Madrid vs Barcelona tersaji akhir pekan ini.
Ya, pada akhir pekan ini atau tepatnya Minggu, 11 April 2021 pukul 02:00 WIB pencinta sepak bola bakal disuguhkan dengan pertandingan penuh dengan sejarah dari Liga Spanyol.
Laga nanti sepertinya bakal seru dan menarik. Pernyataan saya ini jelas aneh dan tidak sesuai dengan judul yang saya buat bukan?
BACA JUGA:Â
Dinamo Zagreb, Klub Penghasil Pemain Top dari Kroasia
Bilangnya Gak Mau, Ternyata Pep Gerilya demi Haaland
Mari saya jelaskan maksudnya, jadi jika melihat dari tabel klasemen sementara pertandingan ini bakal menarik untuk memperebutkan poin demi menjaga asa untuk menjadi juara LaLiga Spanyol musim 2020-21.
Terlebih, pesaing Real Madrid dan Barcelona yang saat ini memegang puncak klasemen, Atletico Madrid seakan sedang kehabisan bensin sehingga jarak diantara ketiganya sangat tipis.
Saat ini, Atletico Madrid menempati puncak klasemen sementara LaLiga Spanyol dengan raihan 66 poin dari 29 pertandingan, sementara posisi kedua dihuni oleh Barcelona dengan selisih satu angka, yakni 65 poin.
BACA JUGA:
Servis Septic Tank, Pekerjaan Kotor yang Mulia
Tips Merawat dan Memelihara Landak Mini yang Baik
Sedangkan Real Madrid membuntuti di posisi ketiga dengan torehan 63 poin. Selisih 3 angka dengan Atletico dan berjarak dua angka lebih sedikit dari Barca.
Jika Real Madrid menang atas Barcelona, maka mereka berhak menempati posisi puncak klasemen dengan catatan Atletico kalah dari Real Betis, meski Madrid kalah dalam jumlah selisih gol.
Hal ini karena secara head-to-head Madrid lebih unggul atas Atletico setelah dua pertemuan di musim ini Los Blancos lebih unggul.
Sedangkan bagi Barca jika imbang saja dan Atletico kalah, maka mereka sudah cukup menyegel posisi klasemen sementara, karena unggul selisih gol.
Barcelona dan Atletico baru bertemu sekali yang dimenangkan oleh Atletico sehingga untuk sementara torehan diliat dari selisih gol.
Namun pastinya, Barca lebih memilih untuk meraih kemenangan atas Real Madrid dalam pertandingan bertajuk EL Clasico pada akhir pekan ini.

Lalu bagian mana yang menurut saya kurang menarik? Jawabannya adalah dari segi susunan pemain.
Saat ini, baik Real Madrid maupun Barcelona sedang membangun fondasi ulang skuat mereka dengan sejumlah pemain muda yang ada.
Sejumlah pemain bintang dari masing-masing tim sudah mulai termakan usia, sehingga pastinya mereka lebih bermain tenang daripada tampil ngotot.
Sebut saja dari kubu Real Madrid, ada Karim Benzema, Luka Modric, dan juga Toni Kroos, walau bakal tampil habis-habisan dalam laga nanti, tetap saja ketiganya bakal bermain lebih tenang dibanding musim-musim sebelumnya.
Nama pemain yang biasa meramaikan laga seperti kapten, Sergio Ramos harus absen lantaran cedera dan tandemnya, Raphael Varane juga harus absen karena positif Covid-19.
Dari kubu Barcelona, nama-nama pemain senior seperti Lionel Messi, Sergio Busquets, atau Gerard Pique juga pastinya tampil lebih tenang sambil tetap mencari peluang.
Pique sendiri belum lama pulih dari cedera, hingga kemungkinan besar dirinya bakal dimainkan di babak kedua atau kalopun starter bakal bermain lebih hati-hati atau bahkan tidak dimainkan sama sekali.
Sementara dari para pemain muda yang dimiliki oleh pemegang status laga bertajuk El Clasico ini, tentu bakal menunjukkan peranan mereka dengan gaya bermain yang agresif dan ngotot.
Namun, para pemain muda dari Madrid dan Barcelona ini benar-benar masih berusaha untuk melambungkan namanya ke permukaan, sehingga wajar jika banyak penikmat sepak bola di luar penggemar Liga Spanyol atau fans Madrid dan Barca menilai laga ini kurang menarik.
Hal ini didasari karena sebelumnya pencinta sepak bola secara menyeluruh sempat disuguhi dengan El Clasico yang sangat menakjubkan.
Tentunya saya akan bahas dari awal saya menyukai sepak bola, yaitu di pertengahan tahun 2000an.
Di mana kala itu EL Clasico sedang diramaikan dengan keberadaan David Beckham, Ronaldo Nazario, Roberto Carlos, Zinedine Zidane yang menjadi bintangnya Real Madrid.

Setelah itu, El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona atau sebaliknya Barcelona vs Real Madrid semakin riuh di dunia sepak bola setelah memasuki tahun 2010an ke atas.
Di mana Madrid mempunyai Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Angel Di Maria, Sergio Ramos, Pepe, dan Mesut Ozil, ditambah dengan pelatih sensasional Jose Mourinho.
Dari kubu Barcelona nama Lionel Messi semakin mencuat, lalu ada juga Dani Alves, Gerard Pique, David Villa, Neymar, Luis Suarez.
Nama Pep Guardiola saat melatih Barcelona dengan rivalitasnya bersama Mourinho memang terjadi selama dua musim saja, yaitu 2010-11 dan 2011-12.
Setelah kepergian Mourinho tahun 2013 dan Guardiola 2012, El Clasico sejatinya masih menarik dengan menyuguhkan rivalitas antara Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi.

Jarang sekali ada drama maupun duel fisik keras yang terjadi seperti saat masih ada Mourinho-Ronaldo dan Guardiola-Messi.
Bukan maksud meremehkan EL Clasico Real Madrid vs Barcelona pada akhir pekan ini, hanya saja menurut saya rivalitas keduanya saat ini seperti sedang menurun.
Meski demikian, saya sangat percaya jika Real Madrid maupun Barcelona bakal tetap menyuguhkan pertandingan yang menarik pada laga El Clasico nanti.
BACA JUGA:Â
Cerpen: Pura-pura Bodoh demi Terlihat Pintar
15 Game Playstation 1 yang Bikin Kangen Part 1
Bukan hanya demi poin untuk mengambil jalur juara, tetapi juga menjaga gengsi dan laga penuh sejarah dari pertandingan ini.
Para pemain muda dari masing-masing tim juga saya percaya mereka bakal menjadi bibit yang meneruskan tongkat estafet rivalitas yang sengit antara Real Madrid vs Barcelona di masa depan.
Real Madrid dan Barcelona memang memiliki rivalitas yang sangat kuat tak hanya kancah domestik, tetapi juga di seluruh kompetisi, termasuk menarik penggemar.
Bahkan, rivalitas Real Madrid dan Barcelona juga sampai meluas ke olahraga basket hingga persaingan politik, di mana Madrid yang berpegang teguh pada kota asal mereka dan Negara Spanyol, sedangkan Barcelona ingin memiliki prinsip sendiri dari asal mereka di Catalan, malah ingin memerdekakan diri.
Sekedar mengingatkan kembali, pertandingan LaLiga Spanyol 2020-21 pekan ke-30 nantinya bakal menyuguhkan laga bertajuk El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona pada hari Minggu 11April 2021 pukul 02:00 WIB di Stadion Alfredo Di Stefano.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI