Mohon tunggu...
yisa ekaa
yisa ekaa Mohon Tunggu... Akuntan - Why not?

Bisa karena terbiasa

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pemberdayaan Kaum Dhuafa "Indahnya Berbagi"

10 Januari 2023   13:48 Diperbarui: 10 Januari 2023   13:53 276
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakaatuh...

Dampak dari adanya covid 19 di Indonesia membuat ekonomi masyarakat menurun, mulai dari  hilangnya pekerjaan, banyak usaha kecil yang tutup membuat kesejahteraan masyarakat ikut menurun. Demi meningkatkan ekonomi masyarakat maka dilakukannya pemberdayaan kaum dhuafa. Melalui Al-Quran surat Al-Ma'un ayat 1-7 Allah swt berfirman: "Tahukah kamu orang yang mendustakan agama itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin, maka celakalah bagi orang-orang yang sholeh yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya, orang-orang yang berbuat riya dan enggan menolong dengan barang berguna". Sehingga kami terdorong untuk membantu serta mengamalkan segala ajaran dan perintah-Nya di dalam surah tersebut.

Oleh sebab itu, kelompok kami tergerak untuk membantu penderitaan saudara - saudara kita yang masih hidup jauh dari layak. Kegiatan pemberdayaan ini mendorong manusia untuk berbuat baik dan merupakan suatu proses pengamalan terhadap ajaran agama yang di sampaikan dengan tanpa adanya unsur-unsur paksaan serta dilakukan atas dasar kesadaran akan kewajiban moral setiap individu muslim terhadap agamanya. 

Kami mahasiswi semester 3 Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, program studi S1 Akuntansi, dari kelompok 5 kelas 3A yang beranggotakan Yisa Eka, Adinda Karunia, Tri Retno, dan Alifia Febriyanti melakukan kegiatan pemberdayaan kaum dhuafa untuk memenuhi matakuliah Kemuhammadiyahan.

Pada kesempatan kali ini kami membantu keluarga dhuafa "Ibu Sani". Beliau seorang janda berusia 49 tahun, mempunyai 4 anak dan masih mempunyai tanggungan 3 orang anak. Beliau tinggal dirumah kontrakan yang kecil dan sempit. Beliau mendapatkan bantuan dari mantan majikan dan orang-orang di sekitar serta masih banyak yang sangat peduli dengan Ibu Sani mereka membantu seperti memberi sembako, makanan, dan lain-lain. Terkadang untuk memenuhi kebutuhan sehari -- harinya Ibu Sani mengumpulkan beberapa barang bekas yang kemudian dijual.

Dalam Pemberdayaan Keluarga Dhuafa kami memberikan sembako serta uang tunai. Dengan bantuan ini memberikan dampak baik bagi keluarga Ibu Sani serta memberikan pesan moral yang bisa kita ambil dan terapkan dalam kehidupan sehari -- hari.

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakaatuh...

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun