SOSHUM KELOMPOK 4
1. SOFIA EKA RACHMAWATI_212111119
2. CHAIRUL RAMADHANI_212111122
3. NABILA PUTRI HAFARA_212111135
4. MUHAMMAD FAWWAZ YUMNA F_212111153
Hedonisme merupakan pandangan filosofis yang mengutamakan tentang kesenangan atau kebahagiaan pribadi sebagai tujuan tertinggi dalam hidup. Hedonisme juga dapat dikatakan sebagai pandangan yang menekankan kepuasan dan kenikmatan sebagai nilai tertinggi dalam hidup seseorang.
Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan gaya hidup hedonisme di lingkungan masyarakat daerah Surakarta, diantaranya yakni :Â
1. Pengaruh media, sosial media sering kali mempromosikan gaya hidup hedon dengan menampilkan gambar-gambar yang menonjolkan kesenangan materi dalam bentuk hiburan.
2. Keinginan seseorang untuk memenuhi kebutuhan materi seperti barang-barang mewah, mobil, perhiasan dapat mendorong masyarakat untuk melakukan gaya hidup hedon.
3. Tekanan sosial dari orang-orang terdekat tentu dapat memengaruhi seseorang untuk mengikuti tren dan norma-norma yang mendorong hedonisme.
4. Tuntutan pekerjaan juga dapat mendorong seseorang untuk mengikuti tren atau gaya hedon, karena kerap sekali pekerja yang mencari pelarian dalam kesenangan dan melakukan gaya hedonisme sebagai bentuk pembebasan dari stress dalam tempat kerjanya.
Perlu diingat bahwa gaya hidup hedon ini terdapat dampak negatif, seperti masalah keuangan dan kebahagiaan jangka panjang.
KAIDAH, NORMA DAN ATURAN YANG BERKAITAN DENGAN HEDONISME YANG TERJADI DI LINGKUNGAN MASYARAKAT SURAKARTAÂ
Di bawah ini akan dijelaskan beberapa aspek yang terkait dengan kaidah, norma, dan aturan terkait hedonisme.
Terdapat banyak norma moral serta kaidah etika yang mengingatkan bahwa kepuasan pribadi itu tidak boleh merugikan orang lain.
Aturan hukum terkait hedonisme yang terjadi dalam masyarakat biasanya membatasi suatu tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain dalam mencari kepuasan.
Dalam semua kasus, penting bagi kita semua untuk mempertimbangkan dampak atas tindakan kita pada diri sendiri dan orang lain, serta mematuhi hukum dan etika yang berlaku.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI