Khalid bin Walid sang panglima perang ia keluar dari rumahnya untuk perang. Begitu ia pulang kembali dari perang, ia melihat Al Quran dan memeluk Al Quran kemudian ia mengatakan "Wahai Al Quran. Maafkan aku yang telah lalai tidak membacamu beberapa hari ini karena kesibukan ku berperang, sambil meneteslah air matanya. Â Umar bin Abdul aziz Rahimahullah memakmurkan Negeri yang bermasalah hanya perlu waktu 2,5 tahun. Ia sibuk dengan Urusan Negara tapi beliau selalu punya majelis seminggu sekali dengan semua anak anaknya membaca Al Quran BersamaÂ
Bagaimana dengan Kita hari ini. Jangan sampai dalam satu hari kita tidak membaca Al Quran. Jangan jadikan Rumah seperti Kuburan yang sepi dari bacaan Quran, kenapa Rumah terasa kurang nyaman ? Mungkin kurang dari bacaan Quran. Kenapa orang orang rumah tidak betah di rumah ? Mungkin kurang bacaan Quran. Â
Kebesaran generasi dimulai dari rumah rumah yang dihidupkan cahaya Al Quran. Untuk mengukur masih sehatnya hati kita, diukur dengan seberapa betah kita duduk berlama lama dengan Al Quran. Kalau tidak betah bahkan tidak ada waktu untuk baca Al Quran, maka terukurlah Hati kita. Â Nasrum Minalllah Wa Fathun Qoriiib .. Â 15 Rajab 1442 H
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H