Mohon tunggu...
Yafiah Nurul Salsabila
Yafiah Nurul Salsabila Mohon Tunggu... Guru - Alumni IPRIJA

memperjuangkan islam kaffah dan org menyukai saya alhamdulillah, org membenci saya tidak menjadi masalah, dipuji tidak terbang dan dihina tidak tumbang.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Menjadi Guru dalam Metodologi Pengajaran Cara Rasulullah SAW

28 November 2019   09:22 Diperbarui: 28 November 2019   10:22 87
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Karakter-Karakter  Yang  Harus  Dimiliki  Seorang  Pengajar

1. Mengikhlaskan Ilmu Untuk Allah

Ini  adalah sebuah perkara agung yang dilalaikan banyak kalangan pengajar dan pendidik, yaitu membangun dan menanamkan prinsip mengikhlaskan  ilmu dan amal hanya untuk Allah. ini merupakan perkara yang tidak dipahami banyak orang, karena jauhnya merekadari manhaj Rabbani. terdapat juga dalam surah Ali-Imran Ayat 29 yang artinya : "Katakanlah, jika kalian menyembuyikan apa yang ada dalam (hati) kalian atau kalian menampakannya, pasti Allah mengetahuinya'." jadi kesimpulannya adalah merupakan kewajiban bagi seorang pengajar untuk menanamkan hakikat ikhlas pada diri anak didiknya, seorang pengajar harus menyertakan hakikat tersebut semenjak awal dan terus-menerus mengingatkannya.

2. Jujur  

Sifat jujur adalah mahkota di atas kepala seorang guru pengajar. jika sifat itu hilang darinya, dia akan kehilangan kepercayaan manusia akan ilmunya dan pengetahuan-pengetahuan yang disampaikan kepada mereka, karena anak didik pada umumnya akan menerima setiap yang dikatakan gurunya. bisa di lihat ( Surah At-Taubah: 119) kesimpulannya: jujur adalah kunci kesuksesan bagi seorang pengajar di dunia dan akhirat, berdusta kepada siswa akan menjadi perintang dalam proses penyampaian ilmu dan menghilangkan kepercayaan, efek dusta akan merambat kepada masyarakat, tidak terbatas kepada pelakunya.

3. Serasi Antara Ucapan Dan Perbuatan 

Dalam Surah Ash-Shaf: 3 

                                                                                              كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Artinya: "Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan." Maksudnya, mengapa kalian mengatakan (menyuruh melakukan) kebaikan dan menganjurkannya, dan barangkali kalian memuji diri kalian dengannya, sementara kalian tidak melakukannya? baiklah langsung saja pada kesimpulan: merupakan kebiasaan tercela yang dilakukan adalah orang-orang yang ucapannya menyelisihi perbuatannya dan cukuplah (lihat surah Ash-Shaf : 3) , kontradiksi ucapan dengan perbuatan menempatkan siswa pada kebingungan dan menjadikannya tidak stabil dalam satu keadilan, besarnya tugas yang diemban para pengajar dan pendidik.

4. Bersikap Adil Dan Tidak Berat Sebelah 

Dalam ayat pertama ( Surah An-Nahl:90) Allah memerintahkan bersikap adil dan mewajibkannya atas hamba . adil yang diperintahkan Allah mencakup adil di dalam hakNya dan adil di dalam hak hamba-hambanya dan hendaklah hamba memperlakukan orang lain dengan penuh keadilan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun