Pada posisi yang sangat strategis saat ini, Anies berpeluang besar menghasilkan banyak karya keberhasilan melalui program kerja nyata untuk membawa kemajuan Jakarta. Karya nyata bukan sekadar karya kata-kata yang dihasilkan, pastinya akan tetap dikenang sampai kapanpun.
Bukti karya nyata itu pula yang mungkin bisa menghapus ingatan publik soal pilkada DKI Jakarta yang dinilai paling buruk dalam sejarah lantaran penggunaan isu-isu SARA untuk menjatuhkan lawan politik.Â

Bila menyamai totalitas perjuangan dan karya A.R. Baswedan dirasa terlalu sulit, minimal Anies seharusnya bisa menyamai kinerja/prestasi mantan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.Â
Tokoh yang saat ini badannya sedang terpenjara, namun ide, inspirasi, semangat, gagasan, perjuangan dan hasil karyanya masih tetap dikenang banyak orang. Kisah hidup Ahok bahkan sudah diangkat menjadi kisah sebuah film "A Man Called Ahok" dan saat ini sedang tayang di bioskop.
***
Jambi, 8 November 2018 Â Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI