Mohon tunggu...
Cahyo Prabowo
Cahyo Prabowo Mohon Tunggu... Konsultan - Enjo, Sederhana, Rendah Hati
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Broadcast Journalism,Komunikasi Industri Media, Infomatika dan Media Online / media baru (new media) Indonesia, Ilmu Komunikasi

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Keceriaan Anak dalam Bermain

30 Januari 2015   03:07 Diperbarui: 17 Juni 2015   12:07 50
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Anak sebelum dewasa adalah saatnya waktu bermain sesama teman permainannya. Anak tidak boleh ditekan tidak boleh bermain karena bisa merusak pertemanan, merusak pikiran, gangguan kejiwaan pada anak. Anak seumur mulai dari sd tingkat pertama sampai dengan smu saatnya dimana sebuah masa untuk bermain dan bersosialisasi kepada teman seperjuangan.

Orang tua tidak boleh menekan anak tidak boleh bermain sesama teman, sahabat karibnya karena anak bisa mengalami gangguan kejiwaan, gangguan mental, menjadi liar dll akibat orang tuanya tidak memberikan izin main. Banyak anak cenderung tindakan kekerasan orang tua, tidak adanya kasih sayang, kriminal anak sehingga anak bisa terjerumus suatu tindakan yang tidak diinginkan.

14225362461880907385
14225362461880907385
Salah satu keceriaan anak pada saat bermain bersama teman seperjuangan yang patut menjadi hal yang dicontoh ditiru dengan baik, menjalin silahturahmi, dikawasan Swadarma, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2015). Mengapa patut dicontoh dan ditiru dengan baik? Karena anak harus tempatnya mana untuk bermain bersama teman, mana juga harus belajar untuk hari esok supaya ada keseimbangan kedua belah pihak dan anak bisa mengenal sifat satu lainnya, bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Hindari anak dalam diberikan gadget yang modern dan canggih karena bisa merusak pikiran, dan cenderung polanya tertutup akibat dari tidak adanya sosialisasi dengan orang/ teman seperjuangan. Biarkanlah anak berteman, bersosialisasi, agar bisa saling kenal satu sama lainnya,terbuka dalam bermain, menghindari stress anak dan bisa menghindari anak dari perbuatan yang kita tidak inginkan.

Penulis

R Cahyo Prabowo

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun