Mohon tunggu...
Ari Rosandi
Ari Rosandi Mohon Tunggu... -

orang jujur di hormati\r\norang korupsi di hukum mati

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Apakah Bandung Sudah Aman dari Geng Motor?

8 Desember 2013   22:26 Diperbarui: 24 Juni 2015   04:10 140
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pada akhir-akhir ini, banyak pemberitaan di media massa tentang aksi kriminalitas yang dilakukan oleh sekelompok geng motor di wilayah Bandung. Geng motor tersebut melakukan kejahatan berupa  penyerangan yang mengakibatkan kerusakan dan juga korban luka bahkan ada yang meninggal.

Pemberitaan di media massa cenderung memberi label bahwa geng motor identik dengan aksi kriminalitas. Padahal tidak semua geng motor tidak melakukan aksi kriminalitas. Keberadaan geng motor di Kota Bandung tak pernah tuntas dari waktu ke waktu. Dalam kurun waktu tertentu, geng motor lenyap. Tapi di waktu yang lain, geng motor kembali muncul.

Dengan pemberitaan media massa yang demikian, masyarakat juga perlu mengetahui apa itu geng. Mendengar sebutan geng motor, tentu kita akan ingat dengan geng motor di Kota Bandung. Geng motor yang bernama Brigez. Menurut sumber dari internet, Brigez berdiri di salah satu SMA negeri di kota Bandung pada tahun 1980. Brigez juga telah diketahui oleh semua masyarakat Bandung. Memang banyak pemberitaan yang mengatakan bahwa anggota-anggota Brigez telah melakukan aksi kriminalitas yang juga meresahkan masyarakat Kota Bandung.

Geng motor merupakan suatu oerkumpulan komunitas sepeda motor dimana biasanya dibentuk untuk sharing masalah sepeda motor.Tetapi visi dan misi geng motor di kalangan remaja semuanya bergeser.Geng motor sekarang sudah berubah menjadi suatu kumpulan anak-anak brandal yang hanya merusak lingkungan dan membuat onar di kalangan masyarakat.

Terkadang di dalam geng motor dikenal dengan istilah "panglima perang".Panglima Perang bertugas mengkoordinir anggota pada saat terjadi tawuran, atau sebagai pembuat keputusan pada saat terjadi bentrok dengan kelompok lain. Jika ada keputusan perang, informasi menyebar ke seluruh anggota paling lama dalam waktu 24 jam.

cara menangani geng motor,yaitu dengan cara :


  1. Jangan asal bergaul dengan teman yang beranggota geng motor kalo kita tidak bisa menahan tawarannya soalnya tiap geng motor pasti menawarkan kita untuk bergabung
  2. Jangan mudah tergiur pada eksistensi pada usia muda
  3. Dan jangan lupa pada agama kita

Sekian kisah kisah saya mungkin sedikit bermanfaat bagi penerus bangsa dan negara.

Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun