Mohon tunggu...
Wiwin Ariady
Wiwin Ariady Mohon Tunggu... -

Penyuka Berita

Selanjutnya

Tutup

Olahraga

Untungnya Moyes di MU, Kalau di Chelsea?

27 Januari 2014   13:22 Diperbarui: 24 Juni 2015   02:25 139
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Olahraga. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Andai saja Moyes di tunjuk menjadi manajer Chelsea menggantikan Mancini tentu namanya tidak akan muncul lagi di bangku cadangan tim pada pekan ke-23.kultur yang membedakan antara Manchester United dengan tim sekelas Chelsea.Manajemen MU tidak begitu saja memecat pelatih walaupun penampilan tim jauh dari harapan dan sadar penampilan cemerlang dari anak asuhnya tidak semata-mata ditentukan oleh Sang Manager.setelah kekalahan 3-1 dikandang Chelsea semua mata pencinta sepakbola tertuju kepada nasib Moyes, sampai pekan ke 22 posisi Manchester United tidak beranjak dari posisi 7 klasemen Liga Primer Inggris.Walaupun masih jauh dari zone degradasi posisi 7 klasemen bukan tempat yang layak untuk tim sekelas MU. Sebagian memprediksi masa kepelatihan Moyes tidak akan berumur satu musim jika MU tidak masuk empat besar. Apalagi tersingkir diajang Piala Liga dan piala FA bisa jadi musim ini MU tidak akan membawa satupun gelar. harapan satu-satunya hanya pada Liga Champions walau sangat sulit dengan keadaan tim sekarang.

tidak semua kesalahan harus di tuduhkan kepada Moyes.Skuad MU belum bisa meninggalkan bayang-bayang Sir Alex Ferguson di bangku ke pelatihan menjadi faktor sulitnya Moyes menyatu dalam jiwa Manchester United.belum lagi di tambah rapuhnya barisan pertahanan, kurang koordinasi lapangan tengah dan tumpulnya lini depan setelah V.Persie dibekap cedera serta isu kepindahan wayne rooney ditambah lagi minimnya belanja pemain top walaupun kabar terakhir MU berhasil mendatangkan Juan Mata dari Chelsea dan itu bukan jaminan namun setidaknya dapat mendongkrak performa tim.

Moyes perlu waktu membangkitkan kembali mental juara MU yang belum terlihat pada musim ini semangat pantang menyerah sampai peluit akhir dibunyikan.seperti yang pernah mereka perlihatkan saat menekuk Bayern Munchen di final Liga champions 1999,hanya dalam hitungan detik mereka bisa merubah keadaan dari pecundang menjadi jawara.

Selama pendukung Manchester United bisa memahami kondisi ini danmanajemen MU tetap berdiri di belakang Moyes sertadukungan dari Sir Alex Ferguson yang secara sembunyi- sembunyi ikut mencarikan pemain yang pas sangat membantu Moyes menjalani fase sulitnya ini.Sir Alex pernah berjanji bahwa dia akan mengembalikan masa keemasan MU dan terbukti,semoga saja Moyes bukan penutup era keemasan itu.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun