Pekan ke-16 Liga Primer menyajikan laga menarik nan panas di Old Trafford kala Manchester United menjamu Liverpool dalam “North West Derby” ke-159 dalam sejarah Liga Primer. Duel yang tentunya harus dimenangkan oleh keduanya terutama Liverpool usai paska gagal lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini dan demi memperbaiki peringkat diklasemen yang masih tercecer diperingkat kesembilan hingga pekan ke-15.
”Mungkin laga Barcelona versus Real Madrid juga besar. Namun, bagi saya tak ada yang melebihi laga Liverpool lawan MU. Kedua tim klub tersukses di Liga Primer yang merupakan kompetisi terbaik didunia,” ujar kapten Liverpool, Steven Gerrard yang menjadi pencetak gol terbanyak di Old Trafford dalam derby tersebut yakni lima gol.
Rekor pertemuan antara Man United dan Liverpool memang berpihak kepada ‘The Red Devils’ yang dari total 190 laga berhasil menang 75 kali dan 64 kalah. Sedang di Liga Primer dalam 158 laga yang telah dilakoni, Man U tetap superior dengan 61 kali menang dan 53 kali kalah. Ini yang menjadi tantangan bagi Steven Gerrard dkk untuk bangkit usai gagal di Liga Champions dan harus bermain di European League.
“Kita lihat saja apa yang bisa kami lakukan disana nanti. Yang jelas kami sudah siap!” ungkap Steven Gerrard.
Liverpool memulai laga babak pertama tanpa striker murni dan menurunkan Sterling sebagai 'false nine' menggantikan peran Balotelli yang dicadangkan dan tanpa Mignolet di posisi kiper karena Brendan Rodgers lebih memilih Brad Jones. Tapi Gerrard diturunkan Rodgers sejak menit awal untuk memperkuat lini tengah yang juga diisi Handerson, Allen, Coutinho dan Lallana.
Peluang pertama diperoleh Liverpool diawal babak pertama lewat tendangan sudut. Setelah itu permainan cenderung seimbang dan lewat skema serangan balik Liverpool lewat Sterling yang gagal, De Gea langsung umpan ke Valencia yang dengan cepat menyisir sisi kiri pertahanan 'The Reds'. Umpan matang Valencia mampu dikonversi Rooney menjadi gol (12') dan Man U unggul 1-0 atas Liverpool.
Peluang terbesar Liverpool terjadi dimenit ke-24 saat kombinasi Lallana dan Sterling nyaris menjebol jala De Gea namun berhasil dipatahkan kiper asal Spanyol tersebut. Liverpool harus kehilangan Glen Johnson yang mengalami cidera dan diganti oleh Kolou Toure (25').
Liverpool yang kalah penguasaan bola mencoba mengejar ketinggalan, namun kuatnya lini belakang MU membuat beberapa peluang gagal membuahkan hasil. Justru MU yang kembali mencetak gol dan menjauh 2-0 ketika Juan Mata yang bebas didepan gawang mampu meneruskan umpan silang Young yang sempat disundul Rooney (40').
Hingga babak pertama Liverpool harus mengakui keunggulan 0-2 dari MU. Walau peluang lebih banyak diciptakan Liverpool tapi kembali lini tengah dan depan belum mampu memaksimalkannya, sesuatu yang harus dilakukan oleh Rodgers agar Liverpool keluar menyerang dan tetap solid dilini belakang untuk mengejar defisit dua gol dari tuan rumah.
Babak kedua Rodgers memasukkan Balotelli untuk menggantikan Lallana, peluang pertama dibabak kedua diperoleh Handerson namun sundulannya masih diatas mistar De Gea. Liverpool terus mencoba keluar dari tekanan tuan rumah tapi peluang emas Sterling yang tinggal berhadapan 'one on one' dengan De Gea gagal berbuah gol. MU pun juga tidak kalah bahayanya dengan duet van Persie dan Rooney yang kerap membahayakan pertahanan Liverpool.
Hingga 15 menit babak kedua berlangsung, skor 2-0 masih menghiasi Old Trafford untuk keunggulan MU atas Liverpool. Menit ke-66 peluang emas Balotelli usai mendapat Sterling berhasil dimentahkan De Gea yang melakukan penyematan gemilang. Rodgers memasukkan Markovic untuk menggantikan Moreno, sebuah keputusan untuk memperkuat lini serang walau berpotensi melemahkan lini belakang yang menyisakan tiga bek.