Hai, Saya Wanda Zsalsania Putri, Mahasiswi D4 Perhotelan H 2019 Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti. Saya merupakan Penerima Penghargaan Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Saya harap dapat membagikan sesuatu yang bermanfaat. Terima kasih.
Pada kali ini saya akan membahas mixing method atau beberapa jenis metode dalam pencampuran minuman di dunia beverage.
Adanya shaking, stirring, muddle, blending, dan layering yang menjadi perbedaan namun kita sering salah mengartikan bahkan mengaplikasikannya. Berikut saya jelaskan perbedaan diantara semuanya.
Shaking tentu saja jenis metode ini menggunakan shaker sebagai media utama yang di gunakan untuk membuat minuman yang bahan dasarnya susah tercampur yang di tandai dengan adanya juice, cream, telur, dan sirup. Fungsinya menghasilkan minuman yang tercampur rata dengan sempurna.
Metode shaking sendiri memiliki gaya yang khas yang dimiliki para bartender, metode shaking juga tidak baku karena mencari kenyamanan dalam metode ini. Biasanya juga para bartender bisa membuat minuman lebih dari 1 dengan metode ini namun menggunakan shaker tin on tin agar memudahkan dalam membuat minuman. Contoh cocktailnya adalah Margarita.
shaking-method-601226328ede4822b73ed4f2.jpg
margarita-6012274a8ede4877eb46a232.jpg
Stirring menggunakan mixing glass dan long bar spoon sebagai media utama digunakan untuk mencampur minuman yang bahannya mudah tercampur biasanya bahan bahanya berwarna jernih. Contoh Vodka dengan Gin atau untuk menghasilkan minuman yang jernih. Atau hanya mencampurkan beberapa jenis jus tanpa menggunakan liquid. Contoh cocktailnya adalah Godmother.
stirring-method-6012261fd541df56420123b2.jpg
godmother-6012271fd541df02303635d4.png
Muddle / Â muddling berfungsi untuk mengekstrak rasa dari bahan-bahan segar tertentu seperti buah(lemon dan lime) atau daun mint, bahan tersebut harus dihancurkan dengan muddler. Contoh cocktailnya adalah Mojito.
muddling-method-601226648ede4822f2065365.png
mojito-601227648ede486e10504613.jpg
Blending membutuhkan blender listrik biasanya di gunakan untuk resep yang berbahan buah-buahan segar dengan es batu atau untuk menghasilkan minuman beku (frozen) seperti slushie ice. Contoh cocktailnya adalah Pina colada.
blending-method-6012266f8ede48586a6e9832.jpg
pina-colada-60122736d541df44c44f8817.jpg
Layering untuk menghasilkan minuman bergradasi seperti pelangi menggunakan bagian belakang long bar spoon. Caranya bahan yang tidak beralkohol di tuangkan paling awal dan minuman yang beralkohol paling terakhir. Contoh cocktailnya adalah B25 cocktail.
layering-method-6012267e8ede48586b5fa002.jpg
b25-6012273ed541df27636c5233.jpg
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H
Lihat Pendidikan Selengkapnya