Mohon tunggu...
wahyu kiwidartik
wahyu kiwidartik Mohon Tunggu... Guru SD

Hobi membaca, berkebun, dan kuliner. Pencinta dan penggiat literasi di lingkungan sekolah. Konten dibuat untuk menyalurkan hobi mengolah kata dan bermain kata.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Sukacita Memberi Lebih Indah daripada Menerima, Jadikan Bukber Lebih Bermakna

16 Maret 2025   21:00 Diperbarui: 16 Maret 2025   21:00 100
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bukber Snesa (Sumber : dokumen pribadi)

Ada pepatah yang mengatakan 'Tangan diatas lebih indah daripada tangan di bawah' yang bermakna kita sebagai makluk sosial dianjurkan untuk memberi atau berbagi kepada orang yang membutuhkan. Selain mengajarkan  untuk menjadi pribadi yang penuh dengan rasa syukur atas anugrah Allah Swt, juga dapat melatih individu  agar berempati dengan orang lain yang membutuhkan. Dan nilai plus dari sisi keagamaan, apapun yang diniatkan untuk kebaikan, apalagi diimbangi dengan aksi nyata akan dicatat sebagai ladang pahala. Masya Allah....

Buka bersama atau biasa disebut bukber merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk berbuka puasa bersama-sama pada saat bulan Ramadhan. Hukum bukber saat bulan Ramadan diperbolehkan, karena silaturahmi merupakan anjuran yang terdapat dalam ajaran Islam. Bukber biasanya dilakukan bersama keluarga, teman, dan instansi tempat bekerja. Dengan adanya moment ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi, berbagi kebahagiaan, memperkuat rasa kebersamaan, berbagi dengan sesama, menciptakan rasa syukur, dan juga bentuk toleransi antar umat beragama.

Sabtu, 15 Maret 2025 Snesajaya melaksanakan acara bukber yang bertempat di Aula SD sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa muslim dari kelas 1 hingga 6 rombel A, B, C di mulai pukul 16.30 hingga 19.15 Wita. Undangan yang terdiri dari narasumber atau penceramah, Bpk/Ibu guru dan staf pegawai, Komite sekolah, para wali muslim, serta Kepala sekolah yang masih satu gugus. Mayoritas yang hadir terlihat sangat antusias oleh event yang dilaksanakan terjadwal tiap tahun . Sekedar info bahwa di sekolah kami mendapatkan julukan 'Sekolah Pancasila'. Hal ini dikarenakan para murid terdiri dari latar belakang yang heterogen, mulai dari agama, suku, adat istiadat, dan juga budaya. Tetapi hal ini tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan sebagai aset dari  sekolah.

Ni Nyoman Adnyani Astuti, S.Pd.SD.,M.Pd. selaku kepala sekolah mengatakan dengan pelaksanaan buka bersama di puasa Ramadhan 1446 H banyak sekali manfaatnya, diantaranya : sebagai media mempererat tali silaturahmi antara sekolah, para guru, orang tua murid dan para siswa; memupuk rasa persaudaraan dan persahabatan antar umat beragama sehingga saling toleransi dan menghormati karena perbedaan itu indah. Beliau juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dan bersinergi mendukung hingga acara berjalan dengan sukses. Tak ketinggalan pula, untuk para donatur terima kasih banyak atas bantuannya. Semoga rezekinya berlimpah dan dilipatgandakan pahalanya. Sukacita tangan diatas, bisa dinikmati oleh semua yang hadir dan menjadikan bukber Ramadhan tahun ini menjadi lebih bermakna, pungkasnya.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun