Hati ini beradu sapa saat mula
Menyiam tunas-tunas cinta
Malu ini kian mendobrak rotasi waktu syahdu
Merasuk syaraf, separuh hati yang lugu
Sorot matamu ibarat samurai tajam
Membekas dalam di dinding pikiran
Langkah kakimu aku buntuti
Melukis indah warna pelangi
Ketika siput merangkak ke tak bertuan
Kau menggeliat cepat dari pangkuan
Ah.. entahlah, aku tak peduli
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!