Pernahkah kau merasa menggila, kekasih?
saat cemas tentangmu tak berkesudahan,
bagai hujan berinai panjang tak henti derasnya,
mengalir ke sungai yang jauh meliku-liku,
Â
Aku rindu kepadamu, kekasih,
oleh hembusan nafasmu yang bagai menggetarkan rasa,
sebuah cinta yang tak pernah usai,
yang tak cukup hanya semalam,
Â
Apakah kau itu, kekasih?
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!