Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Pentasharufan Zakat, Diduga Ada Kepentingan
Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Pentasharufan Zakat di kecamatan Lamongan, tepatnya di Desa Tanjung hari ini jumat tanggal 21 juni 2024, di duga ada kepentingan lain. Hal itu tidak terlepas atas kehadiran Pak Yuhronur selaku bupati Kabupaten Lamongan, yang juga ikut maju dalam Pilbup Kabupaten Lamongan tahun 2024 dan merupakan calon kuat dari petahana.
Kehadiran beliau di nilai salah seorang warga Desa Tanjung, Kecamatan Lamongan, tak pantes karena ada unsur kampanye dini dari calon bupati petahana. Selain itu, di duga adanya unsur pelanggaran Undang-Undang Pemilu No. 7 Tahun 2017 Pasal 547.



Sedangkan menurut ahli Mas Zakaria selaku pengurus KESAN menilai kedatangan Pak Yess ini, sah saja karena beliau bupati tapi momentnya ini menjelang pilkada yang tidak pas sehingga menimbulkan asumsi berbeda dari masyarakat.

Pemberian bantuan kepada masyarakat merupakan hak setiap warga yang berhak mendapatkannya. Tak seharusnya di jadikan lahan promosi diri bagi calon petahana yang jelas undang-undang melarang itu.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI