Piala Dunia sudah semakin dekat. Dalam tiga hari terakhir, para negara peserta ramai-ramai mengumumkan daftar pemain yang akan dibawa ke Qatar. Salah satu dari mereka adalah timnas Inggris, di mana fansnya selalu ramai meneriakkan “Football is Coming Home” di setiap turnamen yang diikutinya.
Tak heran, timnas Inggris dianugerahi pemain muda berbakat dan beberapa di antaranya mampu bersinar baik di dalam maupun di luar negaranya.
Wajar bila para fansnya cukup percaya diri bahwa tim kesayangannya dapat melaju cukup jauh pada Piala Dunia kali ini.
Namun, semeyakinkan apa para pemain pilihan Gareth Southgate?
Daftar Pemain Inggris
Pada 10 November 2022, timnas Inggris secara resmi mengumumkan 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia Qatar. Berikut daftar lengkapnya.
KIPER: Jordan Pickford (Everton), Nick Pope (Newcastle United), Aaron Ramsdale (Arsenal)
BEK: Trent Alexander-Arnold (Liverpool), Conor Coady (Everton, dipinjam dari Wolverhampton Wanderers), Eric Dier (Tottenham Hotspur), Harry Maguire (Manchester United), Luke Shaw (Manchester United), John Stones (Manchester City), Kieran Trippier (Newcastle United), Kyle Walker (Manchester City), Ben White (Arsenal)
GELANDANG: Jude Bellingham (Borussia Dortmund), Conor Gallagher (Chelsea), Jordan Henderson (Liverpool), Mason Mount (Chelsea), Kalvin Phillips (Manchester City), Declan Rice (West Ham United),
PENYERANG: Phil Foden (Manchester City), Jack Grealish (Manchester City), Harry Kane (Tottenham Hotspur), James Maddison (Leicester City), Marcus Rashford (Manchester United), Bukayo Saka (Arsenal), Raheem Sterling (Chelsea), Callum Wilson (Newcastle United)
Dari daftar pemain di atas, terdapat beberapa nama baru yang sebelumnya tidak ada di skuad Euro 2020 lalu. Pemain seperti James Maddison dan Callum Wilson layak dibawa berkat performa apik bersama klub mereka, Leicester dan Newcastle, yang sedang naik daun di musim ini.
Namun di saat nama-nama seperti Gallagher, Kalvin Phillips, hingga Maguire bisa lolos seleksi, di situlah muncul tanda tanya besar.
“Tidak dalam Performa Terbaik”
Sesaat setelah mengumumkan daftar pemain, Southgate menjelaskan mengapa Tammy Abraham yang difavoritkan masuk ke dalam squad, tidak dipanggil olehnya.
Menurut Southgate, Tammy yang sedang tidak dalam performa terbaik membuatnya lebih memilih Callum Wilson dibanding striker AS Roma tersebut.
England manager Gareth Southgate says Tammy Abraham's poor run of form contributed to him not making England's World Cup squad. pic.twitter.com/NY61wpqKVv— The Athletic | Football (@TheAthleticFC) November 10, 2022
Sampai di sini, alasan tersebut mungkin masih dapat diterima, mengingat Tammy di musim ini hanya mampu menyumbang 3 gol dan 1 asis dari 14 pertandingan untuk AS Roma.
Sementara Wilson, sejauh ini ia telah mencetak 6 gol dan 2 asis dari 10 pertandingan hingga membuat Newcastle mampu naik ke peringkat 3 di papan klasemen sementara Liga Inggris.
Lalu apa kabar dengan Gallagher, Kalvin Phillips, hingga Maguire yang kontribusinya di musim ini sangat minim?
Conor Gallagher yang bermain untuk Chelsea, sejauh ini telah tampil sebanyak 18 kali (714 menit) dengan torehan 1 gol dan 1 asis di seluruh kompetisi. Namun dari 17 penampilan, ia baru bermain 5 kali sebagai starter, sisanya dari bangku cadangan.
Kalvin Phillips menghabiskan sebagian besar waktunya untuk memulihkan cedera bahu yang dialaminya sejak awal musim. Di Manchester City, ia baru tampil 3 kali di seluruh kompetisi sebagai pemain pengganti.
Sedangkan Maguire yang berstatus kapten klub, di musim ini tidak diberi kepercayaan untuk tampil reguler oleh Erik ten Hag. Pelatih asal Belanda itu lebih mempercayai duet Lisandro Martinez dan Raphaël Varane untuk menjaga lini pertahanan Setan Merah.
Jadi, apa alasan Southgate memilih mereka?
Yang jelas performa bukan alasan yang valid. Namun mungkin saja ia juga melihat beberapa faktor lain seperti pengalaman, usia, dan kemampuan pemain bermain di berbagai posisi.
Jika demikian, maka nama-nama seperti Tomori, Ward-Prowse, hingga Harvey Elliott sekalipun lebih layak masuk ke dalam daftar dibanding pemain yang dipanggil Southgate berdasarkan ‘performa’.
Yang Terlupakan
Fikayo Tomori had a special first year back in Italy 🇮🇹🏆 pic.twitter.com/Zdb9YnzNdv— GOAL (@goal) May 23, 2022
Sosok Fikayo Tomori seharusnya mendapat perhatian lebih, sebab di musim ini ia rutin bermain sebanyak 19 kali di seluruh kompetisi dan berhasil mencatatkan 1 gol dan 5 clean sheet. Ditambah lagi gelar Scudetto yang diraih Milan pada musim lalu juga tak lepas dari peran besarnya.
Sedangkan James Ward-Prowse layak dipanggil sebagai pelapis Declan Rice di tengah. Walaupun Southampton sedang terpuruk di musim ini, namun Ward-Prowse tetap berkontribusi besar di lapangan.
Sejauh ini, pemain bernomor punggung 8 itu telah rutin bermain 90 menit di seluruh pertandingan di liga Inggris, sekaligus menyumbang 1 gol dan 1 asis untuk The Saints.
Harvey Elliott walaupun masih berusia muda, namun perannya turut membantu performa Liverpool di musim ini yang sedang naik-turun. Total ia telah bermain sebanyak 22 kali (14 kali sebagai starter, 8 kali sebagai pemain pengganti) dengan 3 gol dan 1 asis di seluruh kompetisi.
Selain itu, Elliott juga termasuk gelandang serbaguna. Jürgen Klopp seringkali memasangnya di tengah untuk berduet bersama Thiago; atau di sayap kanan saat posisi Mohammed Salah digeser ke tengah.
Nama Ivan Toney juga termasuk nama yang underrated. Performanya tak kalah bagusnya dengan Callum Wilson di musim ini, di mana ia telah mencetak 10 gol dan 2 asis dalam 14 pertandingan.
Thursday: Ivan Toney isn't selected in England's World Cup squad.
Saturday: Ivan Toney scores his 20th goal of the year... against Man City.
His celebration 👀 pic.twitter.com/iYKo7gRPvR— ESPN UK (@ESPNUK) November 12, 2022
Perlu diingat bahwa ia telah mengkonversi seluruh 20 penalti yang didapatnya menjadi gol selama di Brentford. Total Toney telah berhasil mengeksekusi 25 penalti dari 26 kesempatan yang didapat sepanjang karirnya.
Di dalam sebuah ajang turnamen, kemampuan Toney tentu sangat dibutuhkan jika suatu saat Inggris harus melanjutkan pertandingan sampai adu penalti.
The Three Lions termasuk ke dalam grup B di Piala Dunia bersama Iran, Amerika Serikat dan Wales. Inggris akan melakoni pertandingan perdananya dengan menghadapi Iran pada 21 November 2022.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI