Ini sangat benar. Semua peserta didik kelas 6 tahun ajaran 2019/2020, 100 % lulus. Nilai ijazah mereka diambil dari rekap nilai rapor kelas 4 semester satu dan dua, kelas 5 semestet satu dan dua, dan kelas 6 semestet satu.
Dari rekap nilai 5 semester ini, akan dirata-ratakan. Nilai rata-rata inilah yang menjadi nilai ijazah mereka. Sehingga mereka semua lulus. Tidak salah orang mengatakan mereka lulusan Corona.
Lulusan tanpa Ujian Nasional. Lulusan di masa virus Covid-19 merebak di berbagai daerah. Yang memaksa peserta didik untuk stay at home sampai mereka tamat, bahkan sampai sekarang.
Berdasarkan pengalaman ini, guru kelas 6 memberikan nilai atas dasar rapor kenaikan kelas mereka dari kelas 5. Dengan tujuan, dapat membantu mereka memperoleh nilai ijazah yang bagus. Paling tidak, memenuhi KKM. Tidak terlepas juga dari tugas-tugas mereka selama satu semester ini.
Tujuannya, supaya dapat membantu nilai ijazah peserta didik. Seandainya UN ditiadakan lagi pada peserta didik kelas 6 tahun ini. Nilai semester 1 kelas 6 akan membantu untuk nilai ijazah mereka. Dan sangat berpengaruh untuk melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi.
Semoga harapan kami diijabah Allah SWT. Harapan untuk tatap muka pada semester 2 tepatnya tanggal 4 Januari 2020.
Akan tetapi, dibalik harapan ini ada rencana yang mengecewakan pendidik dan orang tua peserta didik. Yaitu, pembagian jadwal shift pada peserta didik.
Yang mana, shift satu jadwalnya dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Sedangkan shift 2, dari pukul 13.00 WIB sampai jam 16.00. Rencana ini mengecewakan beberapa orang tua karena bagi anaknya yang shift 2 akan menghilangkan kesempatannya untuk belajar Al Qur'an di MDA.
Masih ada beberapa peserta didik yang belajar Al Quran walaupun mereka sudah kelas 6. Para orang tua merasakan bahwa sekarang pemerintah lebih mendahulukan dunia dibanding akhirat.
Keputusan ini sudah menjadi ketetapan dinas. Mudah-mudahan ada kebijakan dari pihak sekolah, sehingga peserta didik dapat belajar mengaji sore harinya.
Tidak mudah untuk kembali seperti sediakala. Ada banyak jalan terjal yang harus dilalui.