Paska bubarnya Uni Soviet, Rusia mewarisi persenjataan nuklir Uni Soviet Tapi dengan kondisi negara yang terancam mengalami disintegrasi.
Vladimir Putin naik sebagai Presiden Rusia sekitar tahun 2000 dengan mengemban tugas yang sangat luar biasa beratnya.
Sebagai seorang yang berlatar belakang " intelijen" dan sangat memahami konflik blok Barat/Amerika Serikat cs vs Blok Timur/ Uni Soviet dan RRC , Putin memanfaatkan keahliannya dalam melakukan operasi " intelijen".
Disatu sisi jajaran Birokrasi sejak dari kantor kepresidenan hingga kantor kementerian plus Daerah dibersihkan dari " mata mata" yang disusupkan oleh pihak barat dan disisi lain pemberontakan di wilayah Chehnya dan Dagestan berhasil ditumpas habis.
Putin juga melakukan reformasi ketatanegaraan, dimana untuk jabatan Gubernur sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat, sedang untuk jabatan setingkat kabupaten/ kotamadya bisa lewat pilkada atau dipilih oleh wakil rakyat.
Dengan demikian sosok Gubernur bisa dipilih yang benar benar ahli dan amanah.
Iklim investasi dibuka lebar lebar dan beragam insentif diberikan, akses ke pasar modal bagi para pengusaha difasilitasi oleh pemerintah lewat regulasi yang kondusif dan beragam insentif yang lainnya.
Untuk masyarakat umum didorong untuk bergabung dalam sebuah koperasi dan lewat koperasi tersebut pemerintah bisa memberikan beragam insentif dan pendampingan agar bisa tumbuh kembang.
Akibat selanjutnya terjadi sinergi positif antara BUMN, KOPERASI dan Swasta, tiga pelaku usaha tersebut masing-masing punya keunikan tersendiri sehingga keberadaannya tidak untuk saling meniadakan tapi justru saling melengkapi dan saling menguatkan.
Dengan bergabungnya masyarakat dalam wadah koperasi pendapatan masyarakat jadi meningkat,daya beli meningkat, pengusaha swasta beruntung karena produknya terserap oleh pasar..dsb..dsb..
Inti dari itu semua adalah SDA Rusia berhasil dimanfaatkan secara optimal, Rusia menjadi eksportir terbesar di dunia untuk biji bijian, ternak Rusia berhasil di ekspor perekonomian Rusia meningkat tajam.