Mohon tunggu...
Umsida Menyapa
Umsida Menyapa Mohon Tunggu... Jurnalis - Humas
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Humas Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Ini Ternyata Kunci Sukses Prodi Kebidanan Umsida

22 Oktober 2023   00:56 Diperbarui: 22 Oktober 2023   02:09 98
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Keunggulan Buku

Menurut wanita berusia 44 tahun itu buku ajarnya memiliki beberapa keunggulan, salah satunya yaitu isi materi yang sudah sesuai dengan Standar Kompetensi Bidan Tahun 2019 yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan tersedia contoh instruksional komunikasi dan konseling pada macam-macam klien dalam asuhan kebidanan, dan contoh instruksional keterampilan observasi dalam membina hubungan baik & menjadi pendengar yang baik.

Ia juga memberi contoh instruksional pada salah satu klien seperti mengenai Komunikasi & Konseling Klien Bayi & Balita. Kemudian Komunikasi pada bayi dimulai sejak kelahiran sejak bayi mulai menangis sampai lancar berbicara.

Fase pertumbuhan dan perkembangan Komunikasi bayi sedikit di ulas olehnya di podcast ini.

Fase Prelinguistic saat suara pertama kali yang dikeluarkan bayi baru lahir adalah tangisan. Bayi menangis dikarenakan lapar, tidak nyaman oleh karena basah, kesakitan atau minta perhatian. Selanjutnya Kata Pertama, Bayi merespon terhadap kata-kata familier. Fase ini dimulai usia 4-5 bulan. Hingga muncul kalimat Pertama Periode ini dikenal sebagai permulaan berbicara komplit. Hingga Usia 2 tahun anak sudah mulai menyusun kata-kata.

Baca juga: 10 Hal Wajib Kamu Tau di Era Literasi Digital

Yanik Purwanti menyebutkan beberapa poin penting di dalam bukunya yang bisa didapatkan oleh pembaca terutama mahasiswa.

Kemampuan Bicara Egosentris dan Memasyarakat;

(a) Repetitif (pengulangan)

(b) Monolog (berbicarasatu arah)

(c) Monolog kolektif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun