Mohon tunggu...
Ulul AminatusSholikah
Ulul AminatusSholikah Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa yang masih harus banyak belajar menulis

Introvert yang suka menulis dan jalan-jalan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Mendung dan Doa Anak Pedagang

15 Juli 2020   21:52 Diperbarui: 15 Juli 2020   22:08 68
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Tak juga habis jariku jika menghitung yang datang

Bapak tetap tersenyum

Kali ini dengan mata yang menyimpan khawatir

Sebab langit yang baru saja mengirim pesan

Lewat kapas hitam yang tampak kesusahan

Menahan bulir-bulir basah di tubuhnya

Diam-diam aku merapal doa

Hujan jangan dulu turun

Dagangan bapak masih betah rapi berbaris

Hujan jangan dulu turun

Tolong tunggu hingga habis

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun