Daku nan tertatih, bahkan tersasar dalam keredupan
Fakir terasa menyelimuti jiwa bodoh,
Rabb, kami sungguh butuh secuil rahmat Mu melalui lautan ilmu
Rabb, Engkau datangkan permata murobbi,
Seluas samudra Kau kirimkan murobbi kepada kami
Haus, akan aliran ilmu dari engkau Murobbi
Begitu teduh sampaikan sedikit demi sedikit ilmu kepada sang faqir ini
Tanpa lelah engkau perjuangkan ilmu
Sakit nan sehat sekalipun kau terjang, demi ilmu yang dikau sebarkan
Namun rupanya Rabb lebih mencintaimu wahai murobbi
Engkau meninggalkan dunia fana ini, kami yang begitu masih butuh akan samudera ilmumu.
Penuh tangis, air bercucuran dimana-mana
Rasa belum siap akan semua hal yang terjadi saat engkau telah tiada bermunculan.
Rasa sadar mengiringi كل نفس ذائقة الموت memang tak dapat terpungkiri.
Terimakasih Murobbi, walaupun Jasadmu telah tak disamping kami semua, jasa dan perjuangan mu atas ilmu akan senantiasa tertampak jelas disanubari para Al faqir ini
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI