Mohon tunggu...
Tu Yuda
Tu Yuda Mohon Tunggu... Petani - Belajar adalah sebuah proses perjalanan

ijinkan saya untuk belajar dan jangan lupa dipandu demi kebaikan bersama

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Jatah Kepercayaan dalam Bekerja, Seperti Apa Menjaganya?

22 Februari 2022   05:09 Diperbarui: 22 Februari 2022   05:32 234
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi : https/pixabay.com

Mengangkat sebuah topik untuk dijadikan bahan tulisan, bagi saya menjadi sebuah tantangan tersendiri, mengulik sebuah hal dari sisi pehaman pribadi dengan mengedepankan pembahasan sederhana agar mudah diterima adalah naluri setiap tangan dan pikiran ini bergerak untuk mencurahkan keterbatasan saya salam sebuah  artikel yang setidaknya bermanfaat.


Setiap putaran, setiap lika- liku telah terlewati seiring waktu mengarahkan segalanya  berubah dari kemarin menjadi hari ini, menjadi besok dan begitu seterusnya, sampai akhirnya saya bertanya pada diri apakah jatah kepercayaan itu masih ada, ini menyoal tentang kepercayaan dalam sebuah pekerjaan.


Seperti apa sih sebuah nilai kepercayaan itu, ijinkan saya menyampaikan sebuah pendapat sederhana saya .


Kepercayaan menurut pemahaman saya sendiri adalah nilai yang diberikan oranglain dalam hal meyakinkan dirinya untuk memberikan sebuah sisi lebih kepada saya dalam melaksanakan, menyimpan atau bahkan menginformasikan sesuatu dengan tetap mengedepankan batasan- batasan yang telah ditentukan.


Letak terberat dari kepercayaan itu adalah menjaga sebuah nilai agar setidaknya tetap pada kaidahnya atau bahkan lebih meningkat dari sebelumnya. Namun untuk mencapai hal itu tentu harus diimbangi oleh sebuah kerjakeras dan kerendahan hati dalam menjalankannya.


Semoga sependapat.

 pasti bisa ( ilustrasi : https/ pixabay. com
 pasti bisa ( ilustrasi : https/ pixabay. com


Lantas, dalam perjalanannya ternyata kita salah menggunakan sisi tersebut untuk kepentingan diri sendiri dan oranglain, salahkah yang kita lakukan ?


Bagi saya pribadi, menyalahgunakan sebuah kepercayaan adalah sebuah hal yang ceroboh, dan semasih bisa diusahakan untuk tidak melakukan kesalahan apapun tanpa terkecuali, karena adanya dasar yang menguatkan.  


Beberapa hal berikut, mungkin dapat memberikan sebuah pembelajaran, tentang bagaimana sebaiknya menggunakan sebuah kepercayaan yang diberikan oranglain, tanpa merugikan diri sendiri atau pihak lain, diantaranya:


1. Belajar untuk tetap menghargai oranglain, dalam sisi ini adalah bagaimana kita mampu menempatkan posisi, sekalipun sebagai orang nomor 1 kepercayaan pimpinan, namun tetaplah seperti apa adanya dalam menjalankan tugas pekerjaan dengan rekan kerja yang lain. Jangan sampai kepercyaan itu membuat kita terlena.

2. Jadilah pendengar yang baik, diantara rekan kerja. Gunakan kepercayaan itu sebagai sebuah tantangan, mendengarkan curahan hati teman kerja, apapun itu, jika kita dianggap sebagai orang yang mendapat kepercayaan pimpinan, jaga sikap ini untuk tidak terpancing yang justru bisa merusak posisi sendiri.


3. Tunjukkan rasa kepedulian kepada sesama rekan kerja, sebab dalam menjalankan sebuah pekerjaan, tidak selamanya segala sesuatu bisa dikerjakan sendiri- sendiri, profesional dalam bekerja, saling mengisi kekurangan.


4. Tetap menjadi diri sendiri dengan menerima sebuah masukan dan siap mengakui kesalahan untuk mencapai tingkat nilai pekerjaan yang baik dan selaras dengan tujuan yang diharapkan oleh perusaahaan maupun instansi tempat kita bekerja.


Setidaknya untuk memperoleh jatah kepercayaan, memang diperlukan sebuah perjuangan, namun tidak cukup dengan berjuang, merangkul keterbatasan, menerima kelemahan adalah sebuah kunci untuk tetap mendapatkan kepercayaan terbaik dari diri sendiri maupun oranglain.


Kiranya ada kesalahan atau penyampaian yang kurang berkenan, saya memohon maaf atas kesalahan tersebut dan tak lupa saya ucapkan terimakasih yang mendalam kepada sahabat, para panutan yang telah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya, dan tak lupa juga saya mohon masukan pada kolom komentar.
Salam hormat dari saya
Tu_yuda 11.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun