Mohon tunggu...
Tobias Martin Suena
Tobias Martin Suena Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa Informatika Universitas Diponegoro

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UNDIP Buat Inovasi Pembuatan Abon dengan Bahan Dasar Lele

13 Agustus 2023   09:08 Diperbarui: 14 Agustus 2023   13:42 114
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber : Dokumen Pribadi

Sawahan, Klaten (20/7/2023) - Stunting telah lama menjadi permasalahan serius di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Desa Sawahan, Klaten. Dalam upaya untuk mengatasi masalah kesehatan ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) telah meluncurkan program inovatif yang bertujuan untuk mencegah stunting melalui pembuatan abon lele.

Abon lele dipilih sebagai solusi karena kandungan gizi yang tinggi dan nutrisi penting yang dapat membantu pertumbuhan anak-anak secara optimal. Program ini bukan hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi, tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat untuk terlibat dalam proses produksi abon lele.

Mahasiswa KKN Undip bekerja sama dengan masyarakat Sawahan dalam hal ini Tim Penggerak PKK untuk merancang, mengembangkan, dan melaksanakan program pembuatan abon lele ini. Langkah pertama melibatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi yang seimbang dalam mencegah stunting. Para mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai cara pembuatan abon lele yang higienis dan berkualitas.

Sumber : Dokumen Pribadi
Sumber : Dokumen Pribadi

Proses produksi abon lele melibatkan langkah-langkah ketat untuk memastikan kebersihan dan kualitas produk. Lele segar yang telah dibudidayakan dengan baik diolah dengan hati-hati untuk dijadikan abon berkualitas tinggi. Para mahasiswa memberikan pelatihan kepada Tim Penggerak PKK mengenai teknik pengolahan yang benar serta memberikan pengetahuan tentang penggunaan bahan-bahan tambahan yang sehat dan bergizi.

 Berbekal pengetahuan dan keterampilan yang didapat selama proses perkuliahan, program ini telah memberikan dampak positif yang signifikan. Masyarakat kini dapat menjadikan penjualan abon lele menjadi sumber pendapatan tambahan, sementara anak-anak mendapatkan akses ke gizi yang lebih baik untuk pertumbuhan mereka. Selain itu, program ini juga telah membangkitkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi dan pola makan sehat.

 Diharapkan bahwa program pembuatan abon lele ini akan menjadi model inspiratif untuk daerah lain dalam upaya pencegahan stunting. Mahasiswa KKN Undip dan masyarakat Sawahan telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang kuat dan inovasi yang tepat, perubahan positif dapat terjadi dan masyarakat dapat mencegah stunting serta meningkatkan kesejahteraan mereka melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak besar.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun