Mohon tunggu...
TJIPTADINATA EFFENDI
TJIPTADINATA EFFENDI Mohon Tunggu... Konsultan - Kompasianer of the Year 2014 - The First Maestro Kompasiana

Lahir di Padang,21 Mei 1943

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Merayakan HUT Ke-76 RI di KJRI Perth, Serasa Berada di Tanah Air

17 Agustus 2021   18:25 Diperbarui: 17 Agustus 2021   20:36 431
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokumentasi pribadi 

Bukti Kebhinekaan Yang Nyata

Jam 6.00 pagi kami sudah berangkat dari kediaman kami di Burns Beach,agar jangan sampai kami terlambat tiba.  Prinsip kami lebih baik kami yang menunggu,ketimbang  datang terlambat ,sehingga mengganggu acara. Ternyata ruas jalan di Michell Freeway ,mengalami hambatan,karena hanya separuh badan jalan yang dapat digunakan.Sedangkan separuhnya di block ,karena sedang dalam perbaikan. Kendaraan padat merayap. Kami bersyukur telah mengambil inisiatif untuk berangkat lebih awal. 

Foto: Dokumentasi Pribadi
Foto: Dokumentasi Pribadi

Kami tiba dilokasi jam 07.15 ,jadi lebih awal daripada yang tertulis di undangan lebih kurang 15 menit. Tapi ternyata ,tempat parkir yang persis didepan kantor KJRI Perth di jalan Adeleide Terrace ,ternyata kini tidak boleh lagi digunakan . Kami diarahkan untuk parkir ke tempat khusus parkir di Secure. Saya kembali mengemudikan kendaraan dan parkir di gedung parkir yang disarankan. Saat mengemudikan kendaraan,rasanya dekat ,tapi saat kami harus berjalan kaki menuju ke gedung KJRI ,baru terasa butuh waktu sekitar 15 menit kami berjalan kaki. Lumayan .

Foto: Dokumentasi Pribadi
Foto: Dokumentasi Pribadi

Disambut Para Staf KJRI 

Begitu kami mendekat ke gedung KJRI Perth,tetiba ada yang meneriakkan nama kami dari belakang .Ternyata bu Sri Purtini,sahabat yang sudah lama tidak ketemu. Senang sekali rasanya bertemu sesama sahabat orang Indonesia. Didepan gedung kami disambut para Staf KJRI  dan momentum ini kami manfaatkan untuk foto bersama. Usai berfoto ria,kami melangkah masuk kedalam gedung menuju tempat acara 17 Agustus akan digelar. 

Foto: Dokumentasi Pribadi
Foto: Dokumentasi Pribadi
Bu Dewi Agustina Tobing ,yang selama ini bertugas sebagai Konjen di Perth,ternyata sudah selesai masa tugasnya.sedangkan pengganti belum tiba.Dapat informasi sewaktu pulang ke Indonesia dengan menumpang Pesawat Garuda,penumpangnya hanya 3 orang,

20210817-195803-611baa5031a2875eef7b3023.jpg
20210817-195803-611baa5031a2875eef7b3023.jpg
.Begitu juga pak Martin dan bu Farida ,serta bu Nunung yang kami kenal baik,juga sudah pulang kampung ,karena tugas disini sudah selesai. Kami juga bertemu dengan pak Lim Setiawan dan bu Christin, yang juga adalah Kompasianer

Foto: Dokumentasi Pribadi
Foto: Dokumentasi Pribadi

Syukur Nama Kami Berdua Ada Dalam Daftar

Sewaktu melangkah masuk ke lokasi acara,kami disambut oleh mbak Dini dan mbak Rosi . Saya sampaikan bahwa kami berdua sudah mendapatkan Undangan via email. Dan sesaat nama saya di cari dalam daftar dan bersyukur nama kami berdua memang sudah terdaftar ,sehingga tidak perlu lagi kami menunjukkan bukti emailnya. Pembatasan jumlah yang hadir ini,agaknya sesuai dengan peraturan Pemerintah setempat,agar selalu menjaga protokol kesehatan,walaupun Australia Barat,merupakan negara bagian yang paling aman dari serangan Covid 19.  Kendati demikian,tampak yang hadir lumayan ramai. Mungkin lebih dari seratus orang 

Sambutan Yang Luar Biasa 

Karena acara belum dimulai,maka kami mendapatkan kesempatan untuk saling berkenalan dengan Staf KJRI yang baru dan sesama orang Indonesia yang domisili di Perth Semuanya membaur menjadi satu ,tanpa ada sekat apapun.,walaupun yang hadir disana terdiri dari berbagai latar belakang sosial dan  daerah..Yang tentunya akan terlalu panjang bila diceritakan disini. 

20210817-195625-611ba49831a28773f4775432.jpg
20210817-195625-611ba49831a28773f4775432.jpg
Terasa benar Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya sebatas slogan indah,tapi sangat kental terasa .Sungguh kami merasa seakan kami berada ditanah air sendiri,bukan di negeri orang 

Foto: Dokumentasi Pribadi
Foto: Dokumentasi Pribadi

Saat Saat Sangat Mengharukan

Pada saat pengibaran Sang Saka Merah Putih yang diikuti lagu Kebangsaan Indonesia, pada awalnya kami menyanyi dengan suara mantap:

  • Indonesia tanah airku 
  • Tanah tumpah darahku
  • Disanalah aku berdiri
  • Jadi pandu ibuku
  • Indonesia kebangsaanku 
  • Bangsa dan Tanah Airku 
  • Marilah kita berseru 
  • Indonesia bersatu

Tanpa terasa semuanya terasa hanyut secara emosional ,menyanyikan lagu kebangsaan di negeri orang, Serasa hampir tidak mampu melanjutkan menyanyi ....

Foto: Dokumentasi Pribadi
Foto: Dokumentasi Pribadi

Mengheningkan Cipta

Sewaktu  berlangsung acara pengibaran Sang Saka Merah Putih dan begitu juga acara mengheningkan cipta yang dipandu oleh Inspektur Upacara,semuanya berlangsung secara hikmat. Sama sekali tidak terdengar suara dan tak seorangpun yang berbicara. Seluruh rangkaian acara berlangsung secara hikmat dan kental suasana kekeluargaan 

Usai seluruh rangkaian acara resmi,semua yang hadir mendapatkan masing masing satu kotak nasi kuning lengkap dengan lauk pauknya. Sementara yang hadir menikmati santapan siang, ada hiburan dengan organ tunggal .

Suasana perayaan Hut RI ke 76 di KJRI Perth ini, sungguh menyisakan kenangan indah bagi kami berdua. Serasa bagaikan kami berada di negeri sendiri. Alangkah eloknya,bila di negeri sendiri,sesama orang Indonesia bisa menjadi begitu akrab.,seperti suasana perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan R.I ke 76 di KJRI Perth ini

Dirgahayu Indonesia tercinta!

Catatan: semua foto adalah dokumentasi pribadi

Tjiptadinata Effendi
 

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun