Di pojok garasi yang senyap
Sepeda tua berdiri tegak
Berselimut debu, besi berkarat
Namun kisahnya tetap jelas dalam benak
Kala itu, berpetualang menyusuri jalan
Melawan terik dan hujan
Dengan kayuhan, batas -batas dunia menghilang
Angin membisikkan kebebasan di setiap perjalanan
Gagangnya masih menyimpan jejak jemari
Sembilu, tawa, membawa warna perjalanan
Lorong sunyi menjadi saksi
Sahabat setia di kala sunyi
Kini terdiam, tanpa gerakan
Namun kenangan masih manis terbayang
Teman mengukir cerita kehidupan
Tentang mimpi, cita, dan cinta
Ketika matahari turun di tepi langit
Aku teringat perjalanan yang tak berujung
Sepeda tua, simbol teman setia
Memberi jejak abadi di relung hati dan jiwa
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H