Setelah berita duka meninggalnya dua pekerja Indonesia dalam insiden tanah longsor di lokasi pembangunan Tanjung Bunga, Pulau Pinang, Malaysia akhir pekan lalu, kini kembali terjadi insiden kecelakaan bus pekerja pabrik di Penang. Beredar informasi di kalangan tenaga kerja Indonesia bahwa pada hari ini, Senin (24/10) pagi terjadi tabrakan bus pekerja yang diperkirakan merenggut nyawa sedikitnya 10 orang TKI dan belasan lainnya cedera.
Merespons kejadian ini, langsung menghubungi rekan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang untuk memastikan kebenaran informasi berita duka tersebut. Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari pejabat terkait di Konsulat Jenderal RI Penang, pihaknya sudah mengetahui kejadian tersebut dan belum dapat memastikan jumlah korban jiwa. "Sudah ada staf yang meluncur ke sana untuk memastikan kondisi sebenar kejadian memilukan itu," jelas Ibu Niar dari KJRI Penang saat dihubungi via telepon genggamnya, Selasa (24/10) pagi.
Menurut keterangan resmi KJRI Penang, sejauh ini terdapat beberapa WNI pekerja perusahaan Plexus yang mengalami luka-luka dalam insiden kecelakaan bus itu. Namun demikian, pihak KJRI baru mendapatkan keterangan dari salah satu perusahaan saja. "Kami menunggu laporan dari perusahaan SONY yang sampai saat ini belum memberikan laporan atas kejadian tersebut," ujar Bu Niar lagi.
Sejak menerima informasi memilukan itu, KJRI Penang mengaku pihaknya langsung terjun ke lokasi kejadian dan juga menyisir beberapa rumah sakit terdekat untuk mendapatkan informasi keberadaan tenaga kerja Indonesia yang terlibat dalam nahas bus pekerja itu.
Sejak tadi pagi, beredar informasi di kalangan pekerja Indonesia hingga ke Kuala Lumpur bahwa sedikitnya terdapat 10 tenaga kerja Indonesia meninggal dunia dalam insiden kecekaaan bus pekerja pabrik SONY dan Plexus dan belasan lainnya cedera. para korban kecelakaan bus pekerja itu, sejauh ini sudah ditangani oleh rumah sakit terdekat tetapi pihak berwajib setempat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kronologis kejadian tersebut.(*)
Informasi duka semoga tidak banyak korban jiwa.
KL:24102017
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H